GAGASAN CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN PERSEORANGAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS DEMOKRASI DI INDONESIA

ABSTRAK: Munculnya  gagasan  calon  presiden  dan  wakil  presiden  perseorangan disebabkan ada kecenderungan menguatnya gejala ketidakpercayaan rakyat atas peran dan fungsionalisasi partai politik saat ini. Kualitas  kepemimpinan  nasional  saat  ini  belum  nampak  terukur  karena banyaknya  pemimpin  cenderung  pragmatis  dan  bermakna  ganda,  hal  ini dikarenakan;   minimnya kualitas sumber daya pemimpin yang berkarakter pada cabang kekuasaan Negara di semua stratifikasi, demikian juga karena meningkatnya fenomena pragmatisme pemimpin yang hanya diorientasikan untuk  mempertahankan  kekuasaannya.  Oleh  karena  itu  kiranya  wajar apabila rakyat berharap terakomodasinya gagasan calon presiden dan wakil presiden  perseorangan  sesuai  pilihan  rakyat  dalam  pemilihan  umum  yang akan  datang.  Beberapa  upaya  yang  dilakukan  dalam  rangka terakomodasikannya  calon  presiden  dan  wakil  presiden perseorangan/independen  dalam  pemilu  yang  akan  datang  antara  lain dengan  dilakukannya  uji  materi  UU  No.  42  Tahun  2008  tentang  Pemilu Presiden dan Wakil Presiden terhadap UUD 1945. Selain itu alternatif yang dapat  diupayakan  dalam  mengadopsi  calon  presiden  perseorangan  adalah melalui  konvensi  ketatanegaraan.  Akan  tetapi  nampaknya  mengalami kesulitan  implementasinya,  dalam  praktek  ketatanegaraan  saat  ini  dengan banyaknya kepentingan politik.
Kata  Kunci: Calon  Presiden  dan  Wakil  Presiden,  Perseorangan, Demokrasi
Penulis: Siti Rodhiyah Dwi Istinah
Kode Jurnal: jphukumdd120221

Artikel Terkait :