FAKTOR PERLAMBATAN PERTUMBUHAN BANK SYARIAH DI INDONESIA DAN UPAYA PENANGANANNYA
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi
perlambatan pertumbuhan bank syariah di Indonesia dan bagaimana upaya
penanganan yang perlu dilakukan bank syariah di Indonesia untuk meminimalisir
dampak perlambatan pertumbuhan tersebut. Data penelitian diperoleh dari hasil
wawancara (indepth interview) selama Juni s.d. Oktober 2015 terhadap pihak
regulator yaitu BI, OJK, dan BEI, serta praktisi dari BMI, BSM, BNI Syariah,
Bank Panin Syariah, dan BTPN Syariah. Data sekunder yang digunakan berupa
laporan keuangan bank syariah di Indonesia bersumber dari website Statistik
Perbankan Syariah OJK dan juga data indikator makro ekonomi Indonesia dari
website BPS periode Januari 2013 s.d. Juni 2015. Metode penelitian yang
digunakan selain deskriptif kualitatif juga menggunakan analisis regresi linier
berganda (multilinear regression) untuk data yang bersifat kuantitatif. Faktor
internal penyebab perlambatan pertumbuhan bank syariah adalah adanya dominasi
oleh sektor retail khususnya UMKM dan akad murabahah pada segmentasi pembiayaan
bank syariah, minimnyavariasi pembiayaan bank syariah, kurang efisiennya bank
syariah dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, dominasi dana deposito yang
berbiaya mahal pada DPK bank syariah, kurang efisiennya bank syariah dalam
kegiatan operasional, dan masih terbatasnya jumlah jaringan kantor bank
syariah. Adapun faktor ekternal perlambatan terjadi disebabkan oleh kondisi
ekonomi yang melambat di dunia termasuk di Indonesia dengan indikator nilai
tukar Rupiah melemah terhadap US Dollar, turunnya IHSG, dan turunnya daya beli
masyarakat. Jumlah pembiayaan UMKM, jumlah pembiayaan murabahah, dan banyaknya
jaringan kantor menjadi faktor internal yang berpengaruh signifikan terhadap
pertumbuhan bank syariah. Faktor eksternal yang berpengaruh adalah IHSG, kurs
IDR/USD, dan tingkat inflasi. Upaya yang perlu dilakukan untuk menanggulangi
perlambatan pertumbuhan yaitu; konsolidasi internal manajemen bank syariah
untuk mengevaluasi kualitas pembiayaan dan biaya sumber dana; diversifikasi
pembiayaan dalam segmentasi korporasi, pembiayaan mudharabah, dan pembiayaan
pada sektor bisnis pertambangan, perkebunan dan pertanian, serta
infrastruktur;penambahan jumlah jaringan, variasi produk dan layanan,serta
pengembangan channeling ke kalangan konglomerat dan nasabah pemerintah;
optimalisasi sumber pendanaan dengan cost of fund murah dari produk simpanan
non deposito; efisiensi bisnis.
Penulis: Ida Syafrida,
Indianik Aminah
Kode Jurnal: jpakuntansidd150630