APLIKASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PERATURAN DAERAH (PERDA) TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT DAN PROBLEMATIKANYA PADA ERA OTONOMI DAERAH DI KOTA SEMARANG

ABSTRAK: Zakat adalah  kewajiban  bagi umat Islam yang  terkait dengan  properti yang dimiliki  oleh  seseorang.  Ini  memiliki  potensi  yang  sangat  besar  untukmengentaskan kemiskinan.  Menurut data  Bappeda  Kota Semarang,  jumlah untuk orang miskin pada tahun 2008 mencapai 498.700 orang atau 31% dari total penduduk kotaSemarang. Tesis ini mengangkat dua formulasi dari masalah. Mereka adalah bagaimana penerapan  nilai-nilai  Islam  dalam  Manajemen  Zakat  Daerah  dan  apamasalah  dan solusi  dalam penerapan  nilai-nilai Islam  terhadap  ManajemenZakat Hukum di eraotonomi daerahdi kota Semarang. Penerapan  nilai-nilai  Islam  dalam  pengelolaan  zakat  sebagai  nilai-nilai  keAllah-an  (Tauhid),  kemanusiaan,  persaudaraan,  tanggung  jawab,  dan  keadilan.  Nilai-nilai Islam  sudah  terlihat di  dasar  negara kita  Pancasila.  Nilainilai Islam  juga  terkandung dalam  Peraturan  Daerah  (Perda)  Nomor7Tahun  2009  tentang Pengelolaan  Zakat.  Namun  penerapan  nilai-nilai Islam  masih lemah. Normatif  masalah yang  dihadapi  adalah kurangnya  hukuman  bagi  Muzakki yang tidak tahu berterima kasih untuk membayar zakat. Tidak adanya sanksi untuk  membuat  produk  undang-undang  ini  (UU  No  38  Tahun  1999  dan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2009) tidak dapat dikatakan hukum. Seperti  John  Austin  mengatakan  ada  empat  elemen  penting  yang  harus disebut  sebagai  hukum,  yaitu:  perintah,  hukuman,  kewajiban,  dan  kedaulatan.
Kata Kunci: Aplikasi, NilaiIslam, Peraturan Daerah, Pengelolaan Zakat
Penulis: Ira Alia Maerani
Kode Jurnal: jphukumdd120223

Artikel Terkait :