ANALISIS KERAGAAN KAPASITAS PERIKANAN TANGKAP NELAYAN KECAMATAN PANAI HILIR KABUPATEN LABUHAN BATU SUMATERA UTARA

ABSTRAK: Sifat  laut  yang open  acces memberikan  kesempatan  pada  setiap  individu memiliki hak untuk mengesktraksi sumber daya perikanan dan laut tanpa melakukan kompensasi  terhadap  pelestarian  produksi  sumber  daya  perikanan  laut  yang  lestari. Aktivitas  mengekstraksi  jumlah  ikan  yang  ditangkap  melebihi  jumlah  ikan  yang dibutuhkan  untuk  mempertahankan  stok  ikan (overfishing) pada  gilirannya menjadikan  laut  mengalami  degradasi  dan  deplesi.  Salah  satu  wilayah  pesisir  di Sumatera  Utara  yang  berbatasan  dengan  perairan  Selat  Malaka  adalah  Kecamatan Panai  Hilir  Kabupaten  Labuhanbatu.  Penelitian dilakukan  untuk  mengetahui bagaimana keragaan kapasitas perikanan tangkap. Sampel penelitian adalah nelayan pemilik di Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhan Batu Sumatera Utara. Analisis menggunakan Data  Envelopment  Analysis (DEA) dari  50  jumlah  sampel  hanya terdapat 6 sampel nelayan yang efisien dalam menggunakan kapasitas tangkap yang dapat  diukur  dari  jumlah  trip  melaut,  jumlah  tenaga  kerja,  jumlah  bahan  bakar  dan GT  mesin  bot.  Sementara  44  sampel  nelayan  inefisien.  Dengan  demikian  pada wilayah tangkap nelayan Panai Hilir telah mengalami overfishing yang digolongkan pada economic overfishing.
Keyword: Perikanan, Produksi, Sumber Daya Perikanan, Sektor Kelautan,DEA
Penulis: MAILINA HARAHAP
Kode Jurnal: jpakuntansidd140760

Artikel Terkait :