IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA SAMARINDA NOMOR 016 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SAMARINDA (STUDI DI KELURAHAN BUKIT PINANG KECAMATAN SAMARINDA ULU)
ABSTRAK: Tujuan dari
penelitian untuk mengetahui dan mendiskripsikan tentang Implementasi Peraturan
Walikota Samarinda Nomor 016 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah di Kota
Samarinda serta Untuk mengetahui Faktor apa saja yang menjdi Pendukung dan
Penghambat Implementasi Peraturan Walikota Samarinda Nomor 016 Tahun 2012
Tentang Pengelolaan Sampah di Kota Samarinda.
Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan yaitu teknik Purposive Sampling. Jenis
yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis nenelitian deskriftif
kualitatif dengan Fokus Pengurangan Sampah dengan indikator Pembatasan Timbunan
Sampah, Pemanfaatan Kembali dan Pendauran Ulang Sampah, Penanganan Sampah
dengan Indikator Pengelompokan Sampah Basah dan Sampah Kering, Pengangkutan
dalam Bentuk Membawa Sampah dari Sumber dan atau dari Tempat Pengolahan Terpadu
Menuju ke Tempat Pemprosesan Akhir, Pengolahan dalam Bentuk Mengubah
Karakteristik, Komposisi, dan Jumlah Sampah pada Dinas Kebersihan dan
Pertamanan Kota Samarinda. Adapun Key Informen adalah Kepala Dinas Kebersihan
dan Pertamanan Kota Samarinda dan Lurah Bukit Pinang dan Informan Kepala Seksi
Penyuluhan, Serta Staf Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dan
Masyarakat/warga Kelurahan Bukit Pinang
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa
Implementasi Peraturan Walikota Samarinda dalam pelaksanaan pengelolaan
sampah di Kota Samarinda masih mengunakan konsep paradigm lama (tradisional),
pengelolaan sampah berupa Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan alat
pengangkut masih belum menunjang dari segi kapasitas atau muatan TPS, serta
Partisipasi masyarakat dalam membuang sampah pada waktu yang telah di tentukan
yaitu pukul 18.00 s/d 06.00 Wita
Penulis: Rudiansyah
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd150751