Implementasi Kurikulum 2013 Terkait Dengan Standar Proses Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas X di SMA N 2 Ngaglik

Abstrak: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan  bagaimana  implementasi  kurikulum 2013 terkait dengan standar proses pada pembelajaran sosiologi kelas X di SMA N 2 Ngaglik meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran serta kendala-kendalanya. Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  kualitatif.  Pemilihan  informan menggunakan purposive  sampling berdasarkan  kriteria  yang  sudah  ditetapkan  yaitu  guru mata  pelajaran  sosiologi,  peserta  didik,  kepala  sekolah,  dan  pengawas  sekolah.  Data  hasil penelitian diperoleh melalui observasi pada saat proses pembelajaran sosiologi, wawancara dengan guru sosiologi, peserta didik, kepala sekolah, dan pengawas serta diperkuat dengan hasil  dokumentasi.  Teknik  keabsahan  data  dalam  penelitian  ini  menggunakan  triangulasi metode  dan  sumber.  Proses  analisis  data  kualitatif  menggunakan  konsep  analisis  Interaktif melalui: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam implementasi kurikulum 2013 khususnya pada  pembelajaran  sosiologi  di  SMA  N  2  Ngaglik  sudah  berusaha  mengimplementasikan standar  proses  sesuai  kurikulum  2013  meliputi  perencanaan  pembelajaran  dengan  cara mengembangkan  Rencana  Pelaksanaan  Pembelajaran  (RPP)  yang  disusun  secara  mandiri oleh  guru  sosiologi.  Pelaksanaan  pembelajaran  sosiologi  sudah  menggunakan  pendekatan saintifik  dengan  menggunakan  metode  diskusi  dan  presentasi,  melakukan  penilaian  hasil belajar  sosiologi  meliputi  penilaian  unjuk  kerja,  tes  tertulis,  tes  lisan,  penilaian  sikap, penilaian   proyek,  penilaian  portofolio,  dan  penilaian  diri,  melakukan pengawasan  proses pembelajaran  meliputi  pemantauan,  supervisi,  pelaporan,  dan  tindak  lanjut. Akan  tetapi, fakta dilapangan bahwa dalam  mengimplementasikan standar proses belum maksimal karena mengalami  kendala.  Beberapa  kendala  yang  dialami  dalam  mengimplementasikan  standar proses  diantaranya:  (1)  Distribusi  buku teks  belum  optimal (2)  Guru  kurang  mampu menerapkan  pembelajaran  dengan  pendekatan  saintifik  (3)  Guru  merasa  belum  siap menerapkan sistem penilaian kurikulum 2013 (4) Keterbatasan ruangan dan Liquid Crystal Display (LCD) sebagai penunjang proses pembelajaran (5) Kesibukan menyebabkan kendala bagi pengawas.
Kata kunci: Kurikulum 2013, Standar Proses, Pembelajaran Sosiologi
Penulis: Vindha Tursia Indrawati dan Poerwanti H.P., M.Si
Kode Jurnal: jpsosiologidd150343

Artikel Terkait :