HIJABERS COMMUNITY YOGYAKARTA (HCY) SEBAGAI BUDAYA POPULER: KEANGGOTAAN DAN MASA DEPANNYA

ABSTRAK: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  fenomena  Hijabers  Community Yogyakarta  sebagai bentuk  budaya  populer  Islam  dan  menginvestigasi perkembangan Hijabers  Community  Yogyakarta  di  masyarakat.  Selain  hal tersebut, peneliti juga ingin mengeksplorasi proses keanggotaan dan masa depan komunitas ini. Penelitian ini  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif  dengan  sumber  data berupa  kata-kata  dan  tindakan,  sumber  tertulis  dan  foto/dokumentasi.  Teknik pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  observasi,  wawancara,  dokumentasi dan studi pustaka. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Validitas  data  dalam  penelitian  ini  menggunakan  teknik  triangulasi  sumber dan analisis datanya menggunakan analisis model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa HCY sebagai budaya populer karena tiga  hal utama yaitu: Pertama, Hijbers memiliki daya tarik tersendiri yang cukup besar kepada  masyarakat  muslim  khususnya  para  muslimah  muda  yang  memiliki ketertarikan terhadap fashion jilbab. Kedua, komunitas Hijabers mampu menarik masyarakat  untuk  bergabung  dan  secara  tidak  langsung  akan  mampu mempengaruhi  masyarakat  terhadap  perkembangan  yang  dialami  komunitas Hijabers. Sehingga  banyak  masyarakat  yang  mengikuti progress  dan  gaya komunitas Hijabers.  Ketiga,  media  yang  dimanfaatkan  komunitas  Hijabers mampu  menarik  masyarakat  untuk  mengikuti  komunitas  ini.  Berdirinya komunitas  ini  memiliki  manfaat  tersendiri  bagi  golongan  tertentu  dalam mengembangkan  bisnisnya.  Proses  rekruitmen  anggota  baru  HCY  dilakukan dengan  dua  cara  yaitu  formal  dan  informal.  Rekruitmen  secara  formal  adalah perekrutan  yang  memanfaatkan  anggota  untuk  mengajak  teman-temannya bergabung  dengan  HCY  dan  memanfaatkan  kegiatan-kegiatan   HCY  untuk mempromosikan  HCY.  Sedangkan  informal,  memanfaatkan  media  sosial  seperti whats App, face book, twitter dan blog untuk mendapatkan anggota baru, terutama anggota yang setia untuk mengikuti acara-acara yang dilaksanakan HCY.
Kata kunci: Jaringan sosial, Hijabers Community Yogyakarta, rekrutmen anggota baru, Budaya Populer
Penulis: Pipit Ervina
Kode Jurnal: jpsosiologidd150331

Artikel Terkait :