BANSER (BARISAN ANSOR SERBAGUNA) SEBAGAI PEMBERDAYAAN DAN KONTROL SOSIAL DI KECAMATAN PANDAK, KABUPATEN BANTUL

Abstrak: Artikel ini menjelaskan tentang Barisan Ansor Serbaguna (Banser)  sebuah  organisasi paramiliter  yang  berperan  pemberdayaan  pemuda  Nahdlatul  Ulama  dan  kontrol  sosial masyarakat.  Penelitian  ini  bertujuan  (i)  untuk  mengetahui  pemberdayaan  Banser  di Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, (ii) untuk mengetahui kontrol sosial yang dilakukan Barisan Ansor Serbaguna dalam mengendalikan penyimpangan sosial di Kecamatan Pandak.Penelitian  ini  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif  deskriptif.  Data  yang diperoleh dari hasil penelitian wawancara dengan Ketua Gerakan Pemuda Ansor, wakil GP Ansor,  komandan  Banser,  Ka  staff  Banser,  anggota  Balantas,  humas  Banser,  mantan  ketua GP Ansor, ketua MWCNU  Pandak, dan salah satu warga Kecamatan Pandak, serta dari hasil observasi, dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Peneliti dalam melakukan penelitian ini menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data yaitu triangulasi. Bentuk analisis data yang digunakan adalah model analisis dari  Miles  dan  Huberman,  yaitu  pengumpulan  data,  reduksi  data,  penyajian  data,  dan penarikan kesimpulan. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  pemberdayaan  Banser  Kecamatan  Pandak yaitu dengan memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kekuasaan. Pemberdayaan tersebut meliputi pelatihan baris-berbaris, pelatihan mengatur lalu lintas,  dan  pemberian pelatihan IT. Selain  itu,  juga  dengan  memberikan  kekuasaan  terhadap  personil  Banser  untuk  berperan dalam  berbagai  kegiatan  seperti  pengamanan,  pengaturan  lalu  lintas  dan  memberikan wewenang setiap anggota dalam kepengurusan organisasi. Kontrol sosial yang dilakukan oleh Banser  diantaranya  yaitu  pengamanan  pengajian-pengajian  baik  di  dalam  dan  di  luar  NU, pengamanan perayaan natal dan malam tahun baru, pengamanan haul para ulama atau para kyai, dan pengaturan lalu lintas.
Kata Kunci: pemberdayaan, Banser, kontrol sosial
Penulis: Linda CandraNingrum dan Amika Wardana, Ph. D
Kode Jurnal: jpsosiologidd150351

Artikel Terkait :