FENOMENA KEHIDUPAN PEREMPUAN TUKANG OJEK DI KECAMATAN TAMPAN PEKANBARU RIAU

ABSTRAK: Perempuan  tukang  ojek  adalah  sebuah  pekerjaan  publik.  Pekerjaan  yang menawarkan jasa. Peran yang dimilki oleh perempuan tukang ojek adalah peran ganda yaitu publik dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi bekerja sebagai tukang ojek, bagaimana kehidupan tukang ojek  perempuan  dan  bagaimana  dampak  pekerjaan  sebagai  tukang  ojek perempuan yang ada di kecamatan tampan pekanbaru Riau. Penelitian  ini  menggunakan  jenis  penelitian  desktriptif  kualitatif.  Penelitian dilakukan di kecamatan tampan pekanbaru riau. Subjek pada penelitian ini adalah perempuan  tukang  ojek,  keluarga  tukang  ojek,  dan  masyarakat  setempat  di lingkungan tukang ojek. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi,  dan  perpustakaan.  Teknik  sampling  yang  digunakan  adalah purposive  sampling terhadap  perempuan  tukang  ojek.  Teknik  keabsahan  data menggunakan teknik triangulasi, sumber, metode, dan teori. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  tukang  ojek  perempuan  memiliki  peran ganda,  domestik  dan  publik.  Selain  sebagai  ibu  rumah  tangga  dan  juga  sebagai pemenuh kebutuhan keluarga. Pekerjaan sebagai tukang ojek dalam penelitian ini dilatarbelakangi  beberapa  faktor.  Faktor  lingkungan,  keluarga  dan  keadaan ekonomi.  Faktor  lingkungan  yaitu  dimana  di  pemukiman  tempat  tinggal  tukang ojek banyak orang yang bekerja, adanya peluang dan ada juga dari ajakan. Faktor keluarga  karena  ada  dorongan  yang  serius  dari  suami  untuk  bekerja  buat mencukupi kebutuhan keluarga. Keadaan ekonomi akibat rendahnya penghasilan yang  di  dapat  oleh  suami  inilah  penyebab  indikator  yang  penting  dalam pengambil keputusan bekerja sebagai tukang ojek. Bekerja tukang ojek tentunya akan  menimbulkan  dampak  yaitu  dampak  positif  dan  negatif.  Dampak  positif tentunya mengacu pada dalam pemenuh kebutuhan, bekerja sebagai tukang ojek ekonomi  keluarga  stabil  sedangkan  dampak  negatif  lebih  mengarah  hambatan. Rawan terjadi kecelakaan, kesehatan yang tidak stabil dan sering terjadi konflik kecil.
Kata Kunci: Fenomena Perempuan tukang ojek
Penulis: Karlis dan V Indah Sri Pinasti M.Si
Kode Jurnal: jpsosiologidd150350

Artikel Terkait :