NAHDLATUL ULAMA DAN NILAI AJARAN AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH (ASWAJA) SEBAGAI PEMBENTUK PILIHAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (Studi Fenomenologi pada Masyarakat Dusun Arjosari, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan)

ABSTRAK: Masyarakat  Dusun  Arjosari  yang  mengaku  menjadi  pengikut  Organisasi  Nahdlatul Ulama (NU) dan penganut ajaran  Ahlissunnah Wal Jama’ah  (Aswaja) secara turun-temurun memilih pendidikan berbasis Islam. Pendidikan berbasis Islam yang dipilih berupa lembaga pendidikan  Islam  Formal  maupun  Non-formal.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Organisasi NU dan nilaiajaran Aswaja dalam membentuk pilihan pendidikan masyarakat Dusun Arjosari. Menggunakan  metode  fenomenologi  dengan  pemilihan  informan  menggunakan purpossive  sampling,  peneliti  menetapkan  orang  tua  yang  menyekolahkan  anaknya  di lembaga  pendidikan  Islam,  pendidik  dari  lembaga  pendidikan  Islam,  serta  anak  yang bersekolah di lembaga pendidikan Islam sebagai informan. Teori Konstruksi Sosial dari Peter L. Berger, digunakan peneliti dalam menganalisa hasil penelitian dengan hasil melalui proses Objektivasi  masyarakat  mengetahui  nilai-nilai  ajaran  Aswaja  yang  disampaikan  secara terstruktur  melalui  lembaga  pendidikan  Islam  formal  dan  nonformal  yang  dimiliki  oleh Organisasi  NU,  kegiatan  keagamaan  juga  menjadi  media  dalam  penyampaian  nilai-nilai Aswaja.  Melalui  proses  Internaliasi  masyarakat  memberikan  pemaknaan  yang berbedamengenai  organisasi  NU  dan  nilai-nilai  Aswaja.  Hasil dari  proses  internalisasi membuat masyarakat Dusun Arjosari melakukan tindakan eksternalisasi yang berbeda dalam memilih lembaga pendidikan. Salah satu informan memilih lembagapendidikan Islam yang berbeda  dengan  organisasi  NUdannilai-nilaiAswaja  yang  selama  ini  diyakini.  Akan  tetapi, meskipun  memiliki  pemaknaan  dan  tindakan  yang  berbeda,  masyarakat  Dusun  Arjosari memiliki  kesamaan  di  dalam  tujuannya  dalam  melakukan  tindakan  memilih  lembaga pendidikan Islam, yaitu agar tercapainya kehidupan dunia dan akhiratseperti yang selama ini diajarkan oleh organisasi NU dan nilai-nilai Aswaja yang mereka anut.
Kata Kunci: Agama, Organisasi NU, lembagapendidikan Islam, Konstruksi Sosial
Penulis: KHOIRUL MAYA FATMAWATI
Kode Jurnal: jpsosiologidd150236

Artikel Terkait :