Akses Media Baru Oleh Remaja SMA Kota Semarang dan Hubungannya Dengan Interaksi Dengan Lingkungan Sekitar Pada Siswa Kelas X SMA 5 Kota Semarang

Abstrak: Media baru memiliki karakteristik khusus yaitu kemampuan untuk menciptakan ilusi seperti pada komunikasi tatap muka yang tampak nyata. Pemakaian internet yang lebih tinggi berkaitan dengan  berkurangnya  hubungan  dengan  anggota  keluarga,  menurunnya  hubungan  sosial  di  luar keluarga  dan  meningkatnya  depresi  dan  rasa  kesepian.  Internet  dapat  menyingkirkan  hubungan sosial dengan bertatap muka langsung. Penelitian ini akan menguji aspek aspek dalam uses and gratification dan computer mediated communication yang dihubungkan dengan manfaat akses media bagi anak muda, terutama di tingkat SMA dan menjadi kontribusi potret sebagian kecil anak muda di perkotaan. Sampel penelitian adalah siswa kelas X SMA 5 Semarang jumlah responden 36 orang. Tingginya akses internet ternyata tidak berdampak pada hubungan intensitas dengan keluarga maupun teman. Hasil pearson correlation memperlihatkan bahwa ada hubungan yang positif, kuat, dan signifikan antara  intensitas  akses  internet,  interaksi  dengan  keluarga,  dan  intensitas  berinteraksi  dengan teman, r(36)=0,447 dan 0,541, p<0,01. Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi akses internet, semakin tinggi pula intensitas berinteraksi dengan teman sekitar dan orang tua.
Kata kunci: intensitas akses internet, interaksi keluarga, interaksi teman, computer mediated communication, remaja perkotaan
Penulis: Fitri Norhabiba
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150335

Artikel Terkait :