POLA PENGGUNAAN DAN PERSEDIAAN ANALGETIK DI PUSKESMAS DEPOK II DAN PUSKESMAS CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
ABSTRACT: Obat golongan
analgetik-antiinflamasi non steroid (AINS) merupakan obat yang paling banyak
diresepkan dan umum digunakan untuk terapi nyeri, demam, dan proses peradangan.
Penggunaan obat di pusat pelayanan kesehatan cenderung berlebih, penyebab utama
tingginya penggunaan obat di pelayanan kesehatan adalah keterbatasan
pengetahuan petugas profesional kesehatan mengenai bukti-bukti ilmiah terkini
serta keyakinan dan perilaku pasien sangat berperan dalam penetapan jenis obat
yang diberikan. Puskesmas merupakan salah satu pusat pelayanan kesehatan dasar
dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Pelayanan kefarmasian di
Puskesmas merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan.
Perlu dilakukan penelitian tentang pola penggunaan dan persediaan analgetik di
Puskesmas untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan dan pengelolaan obat di
fasilitas kesehatan seperti di Puskesmas, terutama untuk obat-obatan analgetik
yang pemakaiannya terus meningkat dari waktu ke waktu. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan dan persediaan analgetik di
Puskesmas Depok II dan Puskesmas Cangkringan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa
Yogyakarta.
Penelitian ini dilakukan mengikuti rancangan penelitian survei yang
bersifat deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif di Puskesmas
Depok II dan Puskesmas Cangkringan untuk mengetahui pola penggunaan dan
persediaan analgetik di kedua Puskesmas.
Hasil penelitian menunjukkan, pola penggunaan yang meliputi konsumsi dan
nilai pemakaian analgetik lebih besar di Puskesmas Depok II, sedangkan
penyakit, obat lain dan aturan pakai lebih bervariasi di Puskesmas Cangkringan,
kemudian untuk persediaan analgetik hasilnya adalah mencukupi baik di Puskesmas
Depok II maupun Puskesmas Cangkringan
Penulis: Aji Tetuko
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150238