KONSEP, IMPLEMENTASI, DAN FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN PROGRAM KONSOLIDASI USAHATANI
ABSTRAK: Program konsolidasi
diharapkan dapat memecahan masalah fragmentasi lahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Makalah ini mengemukakan: 1) konsep konsolidasi usaha tani; 2) menganalisis
implementasi program berbasis konsolidasi usaha tani dan 3) Menganalisis
faktor-faktor berpengaruh terhadap keberhasilan program. Metode yang digunakan
adalah melakukan penelusuran referensi
terhadap: 1) Konsep konsolidasi agar diperoleh konsep yang relevan untuk
menganalisis program konsolidasi usaha tani serta dinamika yang ada. 2)
Program-program pemerintah yang berbasis
konsolidasi untuk dicermati dan dianalisis implementasinya. 3) Menganalisis
program yang telah diimplementasi untuk dikaji kemudian diintisarikan
faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan program. Hasil penelusuran
dan analisa yang dilakukan terhadap 40 pustaka disimpulkan bahwa konsolidasi
lahan adalah program penggabungan individu yang terlibat dalam usaha tani dalam
memfokuskan aset dan manajemen yang dimiliki ke dalam kelompok yang lebih besar
untuk mencapai margin dan kesejahteraan lebih tinggi. Fokus aset manajemen ditujukan dalam delapan
hal, yaitu 1) lahan sebagai basis konsolidasi; 2) komoditas; 3) menegemen on-farm/hulu;
4) manajemen off-farm/hilir; 5) manajemen vertikal; 6) manajemen horizontal;7)
manajemen lingkungan dan 8) manajemen terpusat.
Faktor yang memengaruhi keberhasilan program adalah aspek manajemen yang
mencapai enam dari delapan aspek yang menunjukkan pentingnya manajemen atau
tatalaksana dalam program konsolidasi.
Implikasinya, program konsolidasi memerlukan tindakan nyata dalam
pelaksanaan atau operasional menyangkut kejelasan apa yang dilakukan dan siapa
mengerjakan apa untuk mencapai tujuan yang telah disepakati yang harus
dilengkapi dengan pedoman umum, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.
Penulis: Sri Wahyuni, Tri
Pranadji
Kode Jurnal: jpmanajemendd150501