Hubungan Customer Relationship Management dengan Loyalitas Nasabah (Studi Kasus: PT Bank XYZ Cabang Bogor)

ABSTRAK: Kajian ini bertujuan untuk  menganalisis hubungan  antara customer relationship management (CRM) yang  diukur  melalui  persepsi  nasabah  dengan  tingkat  loyalitas  nasabah.  Model  pada  kajian  ini menggunakan recency, frequency dan monetary (RFM) untuk mengukur loyalitas dan CRM melalui people, process  dan  technology.  Analisis  yang  digunakan  meliputi  analisis  deksriptif,  korespondensi,  khi-kuadrat dan  regresi.  Data  yang  digunakan  berupa  data  primer  dan  sekunder.  Pengumpulan  data  primer dilakukan  dengan  wawancara  terstruktur  bedasarkan  skala  likert.  Prosedur  pengambilan  populasi memakai  purposive  sampling,  yaitu  nasabah  tabungan  SiAga  kerjasama  dengan  nominal  Rp25  juta  s/d  < Rp175  juta  sebanyak  100  orang  dengan  metode  sensus.  Analisis  CRM  dilakukan  atas  peubah  people dengan  indikator  antusiasme,  keramahan  dan  kemampuan;  peubah  process  diukur  dengan  indikator identifikasi  profil,  komunikasi,  pemberian  souvenir,  penanganan  keluhan  pelanggan  dan  customized; peubah  teknologi  dengan  indikator  database  nasabah  dan  media  komunikasi.  Berdasarkan  segmentasi RFM  dihasilkan  lima  segmen,  yaitu  segmen  platinum,  segmen  emas,  segmen  silver,  segmen  blue  dan segmen  black.    Hasil  penelitian  memetakan  bahwa  mayoritas  nasabah  tabungan  SiAga  kerjasama  XYZ terdapat  pada  segmen  Silver  (57%)  dengan  tingkat  recency  tinggi;  sementara  pada  aspek  frequency  dan monetary  cenderung  rendah,  sedangkan  untuk  nasabah  dengan  tingkat  RFM  tinggi  (segmen  platinum) hanya  12%.  Persepsi  nasabah  mengenai  CRM  yang  dilakukan  Bank  XYZ  bedasarkan  people,  process  dan technology  menghasilkan  nilai  persepsi  paling  tinggi  yaitu  pada  kesesuaian  database  nasabah  (aspek teknologi). Namun, nasabah belum memanfaatkan fasilitas penggunaan teknologi dan belum merasakan mengenai  kemudahan  transaksi  dengan  teknologi.  Berdasarkan  analisis  regresi  antara  CRM  dan loyalitas,  aspek  proses  bisnis  paling  memengaruhi  frekuensi  dan  monetary,  kemudian  diikuti  dengan aspek  teknologi  yang  memengaruhi  monetary.  Untuk  aspek  people  tidak  memengaruhi  tinggi  atau rendahnya  nilai  RFM.  Semakin  loyal  nasabah,  maka  semakin  tinggi  persepsi  penilaian  mengenai  Bank XYZ yang dilihat dari aspek people, process dan technology.
Kata kunci: customer relationship management, loyalitas nasabah, model RFM 
Penulis: Reni Sanjaya, Ujang Sumarwan  dan Kirbrandoko
Kode Jurnal: jpmanajemendd150542

Artikel Terkait :