HUBUNGAN ASUPAN MAGNESIUM DAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE 2
Abstrak: Pada Diabetes Melitus
Tipe 2 terjadi resistensi insulin, dimana salah satu faktor yang dapat
menyebabkan resistensi insulin adalah kurangnya asupan magnesium. Peran
potensial magnesium dalam penyakit Diabetes Melitus adalah memperbaiki
sensitifitas insulin. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa ada
hubungan terbalik antara asupan magnesium dengan kejadian Diabetes Melitus Tipe
2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan magnesium
dan kadar glukosa darah puasa pasien rawat jalan Diabetes Melitus Tipe 2 di
RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat. Desain dalam penelitian ini adalah Cross
Sectional dengan jumlah responden 46 orang yang diambil secara purposive
sampling. Pengumpulan data dilakukan bulan Juni-Juli tahun 2013 yang meliputi
data umum, kebiasaan olahraga, status gizi, asupan energi, asupan magnesium,
asupan protein, asupan serat dan data kadar glukosa darah puasa. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara asupan magnesium
dan kadar glukosa darah puasa pasien (p < 0,001) dengan kekuatan korelasi
sedang (r = -0,562), semakin tinggi asupan magnesium semakin rendah kadar
glukosa darah puasa. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar para
penderita Diabetes Melitus mengkonsumsi magnesium dalam jumlah cukup serta
mengatur pola makan yang baik dan berolahraga secara teratur sebagai langkah
dalam pengendalian kadar glukosa darah.
Penulis: Anggun Faradhita,
Dian Handayani, Inggita Kusumastuty
Kode Jurnal: jpkesmasdd140331