GAMBARAN KONSUMSI YOGHURT TERHADAP WAKTU PENINGKATAN pH SALIVA
ABSTRAK: Salah satu produk
siap saji yang sering dikonsumsi masyarakat adalah yoghurt. Yoghurt memiliki
banyak manfaat bagi tubuh manusia, tetapi karena kurangnya informasi dan
pengetahuan tentang yoghurt, maka yoghurt dianggap hanya terbatas untuk
membantu sistem pencernaan tubuh. Keadaan yang terlalu asam dalam mulut pada pH
5,5 akan mengakibatkan demineralisasi kemudian karies gigi. Cara alternatif
untuk menanggulangi keadaan yang terlalu asam dalam mulut yaitu dengan konsumsi
yoghurt. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran konsumsi yoghurt
terhadap waktu peningkatan pH saliva dilihat dari berapa menit pH saliva
meningkat menjadi normal (pH=7). Penelitian ini merupakan penelitian
quasi-eksperimental dengan rancangan One group time series design. Sample
penelitian ialah mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Universitas Sam
Ratulangi angkatan 2011. Pengumpulan saliva dilakukan dengan metode spitting
selama lima menit kemudian diukur menggunakan pH meter digital dari Hanna.
Pengambilan saliva terbagi atas pretest sebanyak dua kali dan posttest sampai
pH menjadi normal. Hasil penelitian didapatkan terdapat 19 sampel mengalami
peningkatan pH saliva menjadi pH 7,0. Dilihat dari waktu pH menjadi normal
(pH=7) pada menit ke 5 sebanyak 4 sampel, menit ke 10 sebanyak 11 sampel, dan
menit ke 15 sebanyak 15 sampel mendekati pH normal. Kesimpulan penelitian ini,
terdapat perbedaan respon masing masing responden terhadap yoghurt, sehingga
manfaat yoghurt tidak sama untuk setiap orang.
Penulis: Anastasia E.
Siswosubroto
Kode Jurnal: jpfarmasidd150131