EFEKTIVITAS PERASAN DAUN PEPAYA TERHADAP JUMLAH OSTEOBLAS PASCA PENCABUTAN GIGI PADA TIKUS WISTAR JANTAN

ABSTRAK: Pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Daun pepaya memiliki kandungan vitamin C yaitu 140 ml dalam 100 g. Vitamin C dapat mempercepat proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi karena memiliki kemampuan dalam merangsang pertumbuhan dan diferensiasi osteoblas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas perasan daun pepaya terhadap peningkatan jumlah sel osteoblast. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental Labolatoris dengan desain post test only control group design. Daun pepaya diambil diperkebunan daerah Tomohon. Penelitian ini dilakukan pada labolatorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado dengan menggunakan 10 ekor tikus wistar jantan. Hasil penelitian menunjukan jumlah rata-rata sel osteoblast pada kelompok kontrol lebih sedikit dengan nilai 5,6 dibandingkan dengan jumlah rata-rata sel osteoblast pada kelompok perlakuan dengan nilai 11. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perasan daun pepaya memiliki efektivitas terhadap peningkatan jumlah sel osteoblast pasca pencabutan gigi pada tikus wistar jantan.
Kata kunci: daun papaya (Carica papaya L.), osteoblast, pencabutan gigi, tikus wistar jantan
Penulis: Jordy R. Koraag
Kode Jurnal: jpfarmasidd150130

Artikel Terkait :