EFEKTIVITAS TERAPI FARMAKOLOGIS DAN NONFARMAKOLOGIS TERHADAP NYERI HAID (DISMINORE) PADA SISWI XI DI SMA NEGERI 1 PEMANGKAT
Abstrak: Disminor merupakan
kram, nyeri dan
ketidaknyamanan lainnya yang
dihubungkan dengan menstruasi. Salah satu intervensi untuk mengatasi nyeri dismenore adalah menggunakan terapi
farmakologis dan terapi non-farmakologis.
Dimana farmakologis dengan
menggunakan obat analgesik
golongan non steroid
anti inflammatory drugs (NSAID)
dan terapi non-farmakologis dapat
menggunakan kompres hangat
dan aromaterapi. Penelitian ini
dilaksanakan untuk mengetahui
efektivitas terapi farmakologis
dan non-farmakologis untuk
mengatasi dismenore pada
remaja putri. Penelitian
ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan
pendekatan quasi eksperimen
dan design one
group pre and
post tes design
with group control. Teknik
purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel, didapatkan jumlah
sampel 20 responden yaitu remaja
putri usia 16-17
tahun. Pada uji
statistik menggunakan uji
paired t-tes untuk kelompok non-farmakologis dan uji
independent t-tes untuk kelompok farmakologis dan non-farmakologis. Skala nyeri
sebelum intervensi berada
pada interval 8-10.
Mayoritas reponden pada
kedua grup yang memiliki skala nyeri 9 (50%) yaitu
dengan 10 orang. Sedangkan sesudah diberi terapi farmakologis dan
non-farmakologis intensitas nyeri berkurang adalah
nyeri ringan yaitu
70%. Hasil uji
paired t-tes setelah dilakukan terapi
non-farmakologis (kompres hangat
dan aromaterapi jasmine)
menunjukkan terdapat perbedaan secara
signifikan antara dismenore
sebelum dan sesudah
diberikan terapi non-farmakologis dengan p value
0.00 dan t hitung
11.00. Sedangkan hasil
uji independent t-tes
terdapat perbedaan rata-rata penurunan disminore
antara terapi farmakologis
dan non farmakologis
dengan p value
0.01 (0.29 –
2.10). Penelitian ini menyimpulkan
bahwa baik terapi
non-farmakologis dan terapi
farmakologis memiliki efektivitas dalam
mengurangi nyeri haid.
Sehingga terapi komplementer
kompres hangat dan
aromaterapi dapat menjadi alternatif terapi non-obat untuk mengurangi
nyeri haid.
Penulis: Wulan Purnama Sari
Kode Jurnal: jpkeperawatandd140310