HUBUNGAN TUGAS KELUARGA DENGAN KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS II PONTIANAK TAHUN 2014

Abstrak:  Besarnya  angka  kejadian  TB  setiap tahunnya  di Kota  Pontianak  menuntut keluarga  untuk lebih peka terhadap masalah kesehatan yang dapat diatasi jika keluarga dapat menjalankan tugasnya dengan tepat.
Tujuan:  Penelitian  ini  bertujuan untuk  menganalisa  adanya  hubungan  antara tugas  keluarga  dengan kejadian  TB paru di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak tahun 2014.
Metode:  Penelitian  ini  menggunakan  desain  penelitian  deskriptif  analitik  dan  pendekatan  crosssectional.  Uji statistik  yang  digunakan  adalah  dengan  Chi-Square.  Sampel  penelitian  adalah  keluarga  yang  memiliki  anggota keluarga yang mengalami penyakit TB paru. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling yang berjumlah 65 orang.
Hasil: Tugas keluarga dalam mengenal masalah kesehatan kategori baik sebesar 60%,  mengambil keputusan yang tepat bagi anggota keluarga yang menderita TB paru kategori baik sebesar 89,2%, merawat anggota keluarga yang menderita TB paru kategori baik sebesar 60%, menciptakan dan memodifikasi lingkungan yang sehat kategori baik sebesar  63,1%,  dan  merujuk  ke  fasilitas  kesehatan  masyarakat  kategori  baik  sebesar  53,8%.  Responden  yang mengalami  BTA  (+)  yaitu  sebesar  69,23%  dan  BTA  (-)  sebesar  30,77%.  Tugas  keluarga  kategori  baik  sebesar 47,7%  dan  kurang  baik  sebesar  52,3%.  Sebanyak  31  orang  dengan  tugas  keluarga  baik  terdapat  12  orang mengalami BTA (+).  
Kesimpulan:  Tidak  ada  hubungan  bermakna  antara  tugas  keluarga  dengan  kejadian  TB  paru  di  wilayah  kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak tahun 2014 (p=0,158).
Kata kunci: Tuberkulosis, Tugas Keluarga
Penulis: Vicky Dian Febriani
Kode Jurnal: jpkeperawatandd140311

Artikel Terkait :