FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TERJADINYA LUKA KAKI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI BALAI PENGOBATAN DAN SPESIALIS PERAWATAN LUKA, STOMA, DAN INKONTINENSIA “KITAMURA” PONTIANAK PADA TAHUN 2014
ABSTRACT: Diabetes mellius
(DM) merupakan penyebab kematian tertinggi ketujuh di dunia, sebesar 15%
darinya berisiko mengalami luka
kaki diabetik. Terdapat
banyak faktor yang
mempengaruhi terjadinya luka diabetik, namun
belum diketahui faktor
utamanya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pola
diet, medikasi, kebiasaan
merokok, aktivitas fisik,
follow-up, perawatan kaki,
aspek psikologis, interaksi sosial, aspek spiritual, dan etnis terhadap
terjadinya luka kaki diabetik pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebesar
88 responden diambil dengan teknik accidental di Balai Pengobatan dan Spesialis
Perawatan Luka, Stoma, dan Inkontinensia “KITAMURA” Pontianak. Analisa yang
dilakukan adalah univariat, bivariat dengan chi-square, dan multivariat dengan
regresi logistik berganda. Analisis bivariat menunjukkan bahwa hubungan yang
bermakna terdapat pada kebiasaan merokok (p = 0,008), follow-up (p = 0,011),
dan etnis (p = 0,000). Sedangkan analisis mutivariat faktor yang memengaruhi terjadinya
luka kaki diabetik adalah interaksi sosial (p = 0,018; OR = 7,807) dan
perawatan kaki (p = 0,028; OR = 5,566), kebiasaan merokok (p = 0,007; OR =
0,110), aspek psikologis (p = 0,008; OR = 0,110), etnis Melayu (p = 0,001; OR =
0,029) dan etnis Jawa (p = 0,001; OR = 0,021). Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa interaksi sosial
dan perawatan kaki
merupakan faktor utama
penyebab terjadinya luka kaki diabetik setelah dipengaruhi oleh
kebiasaan merokok dan etnis.
Penulis: Adam Astrada
Kode Jurnal: jpkeperawatandd140309