ANALISIS KINERJA REKSA DANA SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE SHARPE, TREYNOR, JENSEN DAN M2 PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2014

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja reksa dana saham dengan menggunakan metode Sharpe, Treynor, Jensen, dan M2pada Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2014. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dan populasi penelitian adalah seluruh reksa dana saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2014. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Kriteria saham yang dijadikan sampel adalah saham non-syariah dan aktif selama periode 2012-2014, sehingga diperoleh sampel sebanyak 62 reksa dana saham. Hasil penelitian untuk metode Sharpe, pada tahun 2012 terdapat 43 reksa dana saham berkinerja positif dan 16 reksa dana saham yang berkinerja outperform. Tahun 2013 terdapat 9 reksa dana saham berkinerja positif dan terdapat 22 reksa dana saham berkinerja outperform. Tahun 2014 terdapat 61 reksa dana saham berkinerja positif dan 29 reksa dana berkinerja outperform. Untuk metode Treynor, pada tahun 2012 terdapat 43 reksa dana positif dan 17 reksa dana outperform. Tahun 2013 terdapat 9 reksa dana saham positif dan 22 reksa dana yang outperform. Tahun 2014 terdapat 61 reksa dana positif dan 59 reksa dana outperform. Untuk metode Jensen, pada tahun 2012 terdapat 17 reksa dana positif dan 17 reksa dana outperform. Tahun 2013 terdapat 22 reksa dana positif dan 22 reksa dana outperform. Tahun 2014 terdapat 59 reksa dana saham berkinerja positif dan 59 reksa dana outperform. Untuk metode M2, pada tahun 2012 terdapat 31 reksa dana yang positif dan 31 reksa dana outperform. Tahun 2013 terdapat 22 reksa dana positif dan 22 outperform. Tahun 2014 terdapat 29 reksa dana saham positif dan 29 reksa dana outperform
Kata Kunci: Kinerja Reksa Dana , Metode Sharpe, Treynor, Jensen, M2, outperform, underperform
Penulis: IKA MERDEKAWATI
Kode Jurnal: jpmanajemendd150585

Artikel Terkait :