PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA KELAS XII KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK SMK N 1 SEDAYU PADA MATA PELAJARAN SISTEM PENGENDALI ELEKTRONIK MELALUI METODE KOOPERATIF STAD
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode pembelajaran kooperatif teknik
Student Team Achievement Division (STAD) dengan bantuan media pembelajaran
Sistem Pengendali Elektronik dalam meningkatkan kompetensi siswa kelas XII
kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMK N 1 Sedayu pada mata
pelajaran sistem pengendali elektronik. Penelitian ini merupakan penelitian
tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiga kali pertemuan
untuk setiap siklusnya. Setiap siklus dalam penelitian ini terdiri atas empat
tahap pelaksanaan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan
refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen lembar
observasi afektif, lembar observasi psikomotorik, sertainstrumen pre-test dan
post-test. Instrumen lembar observasi afektif digunakan untuk mengetahui
kompetensi siswa pada aspek afektif. Instrumen lembar observasi psikomotorik
digunakan untuk mengetahui kompetensi siswa pada aspek psikomotorik. Instrumen
pre-test dan post-test digunakan untuk mengetahui kompetensi siswa pada aspek
kognitif. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan mereduksi data,
pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya
peningkatan kompetensi siswa pada aspek afektif, psikomotorik, dan kognitif
setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif teknik STAD dengan bantuan
media pembelajaran Sistem Pengendali Elektronik. Pada aspek afektif terjadi
peningkatan sebesar 48,21%, dengan persentase aspek afektif siswa pada
pertemuan pertama sebesar 56%, meningkat menjadi 83% pada pertemuan keenam.
Pada aspek psikomotorik terjadi peningkatan sebesar 22,15%, dengan nilai
rata-rata psikomotorik siswa pada job sheet 1 sebesar 67,66, meningkat menjadi
82,65 pada job sheet 4. Pada aspek kognitif terjadi peningkatan sebesar 110,9%,
dengan nilai rata-rata pre-test siklus 1 sebesar 38,53, meningkat menjadi 81,26
pada post-test siklus 2.
Penulis: RUDY TRI WIBOWO
Kode Jurnal: jptlisetrodd140466