Dampak Faktor Eksternal Kawasan terhadap Efisiensi Usaha Ternak Sapi Perah (Analisis Berdasarkan Fungsi Biaya Frontier)
Abstrak: Dua persoalan utama
yang diangkat dalam penelitan ini, masing-masing adalah bagaimana keragaman
efisiensi usaha ini berdasarkan indikator efisiensi biaya, dan kedua,
faktor-faktor eksternal apa saja yang mempengaruhi keragaman efisiensi
tersebut. Pengamatan dilakukan terhadap 246 peternak sapi perah yang tersebar
di delapan wilayah kecamatan, wilayah pengamatan ini meliputi lima wilayah kerja koperasi susu di
Kabupaten Bandung. Hubungan antara variabel eksogen dan biaya produksi
(variabel endogen) dijelaskan oleh model regresi yang menggabungkan dua fungsi
sekaligus, yaitu fungsi biaya fontier
dan fungsi dampak inefisiensi. Koefisien regresi diduga dengan metode
kemiripan maksimum, data dianalisis dengan menggunakan program Frontier 4.1
(Coelli, 1996b). Hasil penelitian menunjukkan terdapat variasi indeks efisiensi
yang lebar pada usaha ternak sapi perah, yakni berkisar antara 0,15 hingga 0,94
(ukuran efisiensi berdasarakan analisis frontier berkisar antara nol hingga
satu). Variasi ini sebagian besar disebabkan oleh pegaruh secara simultan
sejumlah faktor eksternal (R2=91%). Ini menunjukkan masih besar peluang untuk
meningkatkan efisiensi di sektor ini dengan mempengaruhi variabel instrumen
kebijakan yang terdapat pada model.
Hasil penelitian juga mengidikasikan bahwa penyebaran sapi perah secara
geografis akan cenderung terkonsentrasi di sekitar dataran tinggi yang masih
cukup menyediakan pakan hijauan, dan mudah terjangkau pelayanan koperasi.
Implikasinya meningkatkan efisiensi usaha ternak sapi perah pola koperasi
memerlukan dukungan kebijakan input dan tata ruang.
Kata kunci: fungsi biaya
frontier, dampak inefisiensi, kebijakana tataruang
Penulis: Muhammad Hasan
Hadiana
Kode Jurnal: jppeternakandd070047