ANALISIS REGRESI DAN KORELASI ANTARA SELEKSI BOBOT BADAN FASE STARTER TERHADAP PRODUKSI AYAM RAS PETELUR TIPE MEDIUM

ABSTRAK: Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui  hubungan  antara  seleksi  bobot  badan starter (1  minggu) terhadap produksi telur, umur pertama bertelur, berat telur pertama dan bobot badan layer 19 minggu. Penelitian ini  dilaksanakan  di  CV.  PTB  Poultry  Farm  di  Desa  Sei  Limbat,  Kecamatan  Selesai,  Kabupaten  Langkat  pada bulan  April  sampai  Agustus  2014.  Penelitian  ini  menggunakan  200 DOC dengan  bobot  awal  39,33+2,63g. Dilakukan  seleksi  dengan  cara  menimbang  100 starter (1  minggu)  dengan  bobot  badan  78,5+1,43g    dan  100 starter (1  minggu)  non-seleksi dengan  bobot  badan  68.83+5.87g  sebagai  perbandingan. Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa seleksi  bobot  badan starter 1  minggu  terhadap  berat  telur  pertama  mempunyai  nilai tertinggi  pada  nilai  korelasi  (r  =  0,722)  dan  nilai  regresi  (R=0,722).  Sedangkan  pada  non-seleksi  bobot  badan starter 1 minggu terhadap berat telur pertama mempunyai nilai tertinggi pada nilai korelasi (r = -0,357) dan nilai regresi  (R=0,357).  Hasil  uji-t  menunjukkan  bahwa  terdapat  perbedaan  yang  tidak  signifikan  (p>0,05)  antara seleksi  dan  non-seleksi  bobot  badan starter (1  minggu)  terhadap produksi  telur,  umur  pertama  bertelur,  berat telur  pertama  dan bobot  badan layer 19  minggu. Kesimpulan  dari  penelitian  ini  adalah dengan  adanya  seleksi dan non-seleksi pada bobot badan starter (1 minggu) memberikan hasil  yang tidak jauh berbeda pada produksi telur, umur pertama bertelur, berat telur pertama dan bobot badan layer 19 minggu.
Kata kunci: Seleksi, non-seleksi, bobot badan starter, analisis regresi dan korelasi
Penulis: Ericko Unutio, Hamdan dan Tri Hesti Wahyuni
Kode Jurnal: jppeternakandd150098

Artikel Terkait :