Simulasi Penjalaran Tsunami Di Beberapa Pantai Di Sulawesi Utara Sebagai Upaya Mitigasi Bencana
ABSTRAK: Daerah pantai utara
wilayah Sulawesi Utara merupakan kawasan pesisir yang memiliki kepadatan
penduduk cukup besar. Sebelah utara laut Sulawesi atau selatan Filipina
berdasarkan data NOAA pernah mengalami 5 kejadian tsunami akibat gempabumi.
Gempabumi yang menimbulkan tsunami ini berpotensi terulang kembali pada waktu
yang akan datang. Penelitian ini bertujuan
mengsimulasikan kejadian tsunami untuk mengetahui waktu tiba dan tinggi
gelombang tsunami jika gempabumi tersebut kembali terjadi. Simulasi dilakukan
dengan memakai software WinITDB. Jika koordinat sumber tsunami, koordinat
daerah yang akan diterjang tsunami, panjang patahan, lebar patahan, deformasi
dasar laut diketahui maka waktu tiba gelombang tsunami dan tinggi gelombang tsunami
dapat diketahui. Dihasilkan bahwa pantai Kaidipang, Bintauna, Lolak, Poigar,
Amurang, Tombariri, Manado, Siau Barat dan Tahuna termasuk dalam klasifikasi
tsunami sangat berbahaya dengan tinggi H
≥ 3 meter. Satu-satunya pantai
yang termasuk dalam klasifikasi tsunami hanya bahaya yaitu pantai Beo dengan tinggi 2,3 meter.
Penulis: Fhandy Pandey, Guntur
Pasau, Seni H. J. Tongkukut
Kode Jurnal: jpfisikadd150155