PENGUKURAN PERFORMANSI SISTEM PRODUKSI MENGGUNAKAN OVERALL THROUGHPUT EFFECTIVENESS (OTE) (STUDI KASUS: PT. TANI GEMILANG DESA KERJEN KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR)
Abstrak: Metode OTE digunakan
untuk mengukur efektivitas sistem produksi yang terdiri dari beberapa mesin.
PT. Tani Gemilang merupakan perusahaan yang memproduksi pupuk organik berbentuk
granul dengan nama Petroganik. Proses produski pupuk melalui empat tahapan proses
permesinan yang berurutan yaitu pencampuran, granulasi, pengeringan, dan
pengayakan. Pada proses produksi sering dijumpai masalah berupa tingginya
downtime mesin. Permasalahan lain yang ada pada PT. Tani Gemilang adalah
tingginya produk defect. Perusahaan ingin meningkatkan performansi sistem
produksinya, namun pada perusahaan belum ada pengukuran performansi sistem
produksi pada tingkat pabrik. Oleh karena itu perlu adanya pengukuran untuk
mengetahui efektivitas sistem produksi serta meningkatkannya. Untuk mengukur
efektivitas sistem produksi digunakan metode Overall Throughput Effectiveness
(OTE) dan penjadwalan perbaikan mesin secara preventif (Preventive Maintenance)
untuk dapat meningkatkan efektivitasnya. Dari hasil perhitungan yang telah
dilakukan, diperoleh rata-rata nilai OTE pada bulan Juni-Agustus tahun 2014
adalah 32,7% Komponen kritis yang dijadwalkan perbaikan preventifnya adalah
fins dan blade. Hasil perhitungan MTTF dan MTTR menggunakan persamaan
distribusi weibull dan distribusi Normal, diperoleh interval penggantian
komponen yaitu 1079,071 jam untuk fins dan 1056,884 jam untuk blade.
Rekomendasi yang diberikan adalah pembuatan jadwal preventive maintenance
berdasarkan interval waktu penggantian komponen kritis sehingga estimasi
efektivitas akan meningkat menjadi 46,1%.
Penulis: Haidar Luthfi
Syaifudin, Oyong Novareza, Remba Yanuar Efranto
Kode Jurnal: jptindustridd150111