PENGARUH SUHU DAN WAKTU KARBONISASI TERHADAP NILAI KALOR DAN KARAKTERISTIK PADA PEMBUATAN BIOARANG BERBAHAN BAKU PELEPAH AREN (Arenga pinnata)

Abstrak: Ketersediaan  bahan  bakar  minyak  bumi  yang  berasal  dari  fosil  kian  menipis  seiring  dengan bertambahnya populasi manusia. Tantangan terhadap krisis kekurangan bahan bakar ini tentunya dapat  diantisipasi  dengan  pembuatan  bahan  bakar  yang  berasal  dari  biomassa  yang  dapat diperbaharui.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menciptakan  bioarang  yang  berasal  dari  pelepah aren  (Arenga  pinnata)  dengan  suhu  dan  waktu  karbonisasi  yang  optimum  sehingga  diperoleh bioarang  dengan  nilai  kalor  yang  tinggi.  Bioarang  adalah arang  yang  diciptakan  dari  biomassa. Penelitian  penentuan  kondisi  optimum  ini  pembuatan  bioarang  dari  pelepah  aren  (Arenga pinnata)  memiliki  variabel suhu  300, 350, 400,  450  dan  500  0C  dan  variabel  waktu  60,  90  dan 120  menit.  Pelepah  aren  yang  terlebih  dahulu  telah  dipotong  menjadi  ukuran  yang  kecil  dan dikeringkan  dibawah  sinar  matahari  terlebih  dahulu  kemudian  dimasukkan  kedalam  furnace untuk  dikarbonisasi  sesuai  dengan  variabel  yang  telah  ditentukan,  hasil  dari  furnace  kemudian dimasukkan kedalam desikator untuk didinginkan selama 30 menit lalu dilakukan uji kadar air, uji  kadar abu, uji kadar  bahan  volatil,  uji  kadar karbon terikat  dan  juga  uji  nilai  kalor.  Adapun hasil  penelitian  terbaik  yang  diperoleh  adalah  pada  temperature  350  0C  dan  waktu  120  menit dengan nilai kalor sebesar 8611,2581 kal/g, kadar air sebesar 5,87 %, kadar abu sebesar 8,6 % , kadar bahan  volatil  sebesar  17,4 %  dan  kadar  karbon terikat sebesar  68,1  %.  Berdasarkan  nilai kalor  yang  diperoleh  menunjukkan  bahwa  bioarang  pelepah  aren  (Arenga  pinnata)  dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat diperbaharui 
Kata kunci: pelepah aren, karbonisasi, bioarang dan karakteristik
Penulis: Erwin Junary, Julham Prasetya Pane, Netti Herlina
Kode Jurnal: jpkimiadd150228

Artikel Terkait :