PENGARUH PERLAKUAN PANAS BAJA AISI 1029 DENGAN METODA QUENCHING DAN MEDIA PENDINGIN TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN MAKRO STRUKTUR
Abstrak: Perkembangan
teknologi terutama dalam pengerasan logam mengalamai kemajuan yang sangat
pesat. Proses perlakuan panas adalah kombinasi dari operasi pemanasan dan
pendinginan dengan kecepatan tertentu yang dilakukan terhadap logam atau paduan
dalam keadaan padat, sebagai suatu upaya untuk memperoleh sifat-sifat tertentu. Proses
perlakuan panas pada
dasarnya terdiri dari
beberapa tahapan, dimulai
dengan pemanasan sampai ke
temperatur tertentu, lalu diikuti dengan penahanan selama beberapa saat, baru
kemudian dilakukan pendinginan dengan kecepatan tertentu. Tujuan penelitian
adalah untuk mengetahui morfologi permukaan patah yang terjadi
pada metoda perlakuan
panas dengan media
pendinginan air dan
oli terhadap makro
struktur logam. Hasil pengujian kekuatan bahan memperlihatkan bahwa
nilai kekuatan tertingi terdapat pada spesimen uji yang diberi perlakuan panas
pada temperatur 8200C dengan nilai kekuatan 972 MPa dan nilai
kekuatan terkecil pada spesimen
dengan media pendingin
oli 563 MPa. Kekerasan bahan
tertinggi terdapat pada spesimen uji yang diberi perlakuan panas
pada temperatur 8200C dengan media pendingin air yaitu 299 VHN. Secara
makro struktur permukaan patah menunjukkan patah ulet adalah sampel dengan
media pendingin oli dan sebaliknya patah getas pada media air.
Penulis: Nofriady. H dan
Sudarisman
Kode Jurnal: jptmesindd150118