PENGARUH PENAMBAHAN AKTIVATOR ZnCl2, KOH, DAN H3PO4 DALAM PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI PELEPAH AREN (Arenga Pinnata)

Abstrak: Penelitian ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  suhu  karbonisasi dan agen  aktivator  dalam  pembuatan karbon  aktif,  serta  untuk  mengetahui  suhu  optimal  dan  jenis  aktivator  terbaik.  Bahan  bakunya  berupa lignoselulosa  yaitu    pelepah  aren.  Pelepah  aren  kemudian  dibersihkan  dan  dipotong-potong,  kemudian dipanaskan di dalam oven bersuhu 110oC selama 1 jam, baru kemudian diimpregnasi dalam aktivator KOH, ZnCl2,  dan  H3PO4  masing  -masing  dengan  durasi  24  jam.  Setelah  itu,  pelepah  aren  dipisahkan  dari larutannya  dan  dipirolisis  di  furnace  dengan  suhu  4000C,  5000C,  dan  6000C  selama  1  jam.  Karbon  yang dihasilkan  dicuci  dengan  aquadest  hingga  netral,  setelah  itu  dihitung  rendemen  arang,  kadar  air,  dan kemampuan  penyerapan  terhadap  larutan  iodin.  Rendemen  tertinggi  diperoleh  pada  karbon  aktif  yang diimpregnasi  agen  aktivator  diperoleh  pada  karbon  aktif  yang  diimpregnasi  ZnCl2  pada  suhu  4000C  yaitu sebesar  82,04%.  Kadar  air  pada  karbon  aktif  yang  terbaik  yaitu  diperoleh  pada  karbon  aktif  yang diimpregnasi  dengan  H3PO4  yaitu  sebesar  6%.  Karbon  aktif  yang  memiliki  bilangan  penyerapan  iodin terbesar juga didapat pada karbon aktif yang diaktivasi oleh H3PO4 dan dikarbonisasi pada suhu 5000C yaitu sebesar 767,745 mg iodin/gram karbon aktif, nilai ini telah memenuhi SNI.
Kata kunci: karbon aktif pelepah aren, karbonisasi dan agen aktivator, nilai rendemen arang, kadar air, penyerapan iodin
Penulis: Marina Olivia Esterlita, Netti Herlina
Kode Jurnal: jpkimiadd150220

Artikel Terkait :