PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY TWO STRAY DENGAN MEDIA GRAFIS PADA MATEMATIKA SD

Abstrak: Berdasarkan  observasi  yang  dilakukan  peneliti,  menunjukkan  masih rendahnya  aktivitas  dan  hasil  belajar  matematika  siswa  kelas  IV  A  SDN  2 Langkapura.  Tujuan  penelitian  adalah  untuk  meningkatkan  aktivitas  dan  hasil belajar  matematika  dengan  menggunakan  model  cooperative  learning  tipe  TSTS dan media grafis  siswa kelas IV A SDN 2  Langkapura. Metode  yang digunakan adalag  penelitian  tindakan.  Alat  pengumpul  data  dalam  penelitian  berupa  lembar panduan  observasi  dan  tes  hasil  belajar.  Teknik  analisis  data  yang  digunakan adalah  teknik  analisis  kualitatif  dan  kuantitatif.  Pembelajaran  melalui  model cooperative  learning  tipe  TSTS  dengan  media  grafis  menunjukkan  peningkatan aktivitas  belajar  siswa.  Persentase  rata-rata  aktivitas  siswa  pada  siklus  I  43,27% dengan  kategori  kurang  aktif,  siklus  II  56,93%  dengan  kategori  cukup  aktif,  dan siklus III 76,61% dengan kategori aktif. Sementara ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I 58,33% dengan nilai rata-rata 68,33, siklus II 75% dengan nilai rata-rata  73,75  dan  siklus  III  83,33%  dengan  nilai  rata-rata  79,67.  Dengan  demikian, dapat  disimpulkan  bahwa  penerapan  model  cooperative  learning  tipe  TSTS dengan media grafis dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV A SDN 2 Langkapura tahun pelajaran 2012/2013
Kata kunci: cooperative learning, TSTS, media grafis, aktivitas dan hasil belajar
Penulis: SHELLA DYAH WULAN SARI
Kode Jurnal: jppaudsddd131018

Artikel Terkait :