PEMBUATAN BIOETANOL DARI TEPUNG AMPAS TEBU MELALUI PROSES HIDROLISIS TERMAL DAN FERMENTASI: PENGARUH PH, JENIS RAGI DAN WAKTU FERMENTASI

Abstrak: Bioetanol  merupakan  etanol  yang  terbuat  dari  tanaman  yang  mengandung  pati,  gula  dan  tanaman berselulosa  lainnya.  Penelitian  ini  membuat  bioetanol  menggunakan  ampas  tebu  yang  mengandung selulosa  yang  cukup  tinggi  sebagai  bahan  baku,  dengan  melakukan  variasi  pH  fermentasi,  jenis  ragi dan  waktu  fermentasi.  Proses  utamanya  adalah  hidrolisis  termal  dengan  metode  liquid  hot  water (LHW),  fermentasi  dengan  menggunakan  Saccharomyces  cerevisiae,  dan  pemurnian  dengan  distilasi vakum.  Variabel  yang  digunakan  adalah  pH   4;  4,5;  dan  5;  jenis  ragi  roti  dan  tape;  dan  lama fermentasi  2,  4,  6,  8  dan  10  hari.  Dari  analisis  yang  dilakukan  terhadap  hasil  penelitian  didapat perolehan  bioetanol  yang  terbaik  sebesar  23  mL,  dengan  densitas  sebesar  0,95  g/ml  dan  nilai  kalor sebesar 161,59 kkal/kg, yaitu pada variasi pH 5 dengan waktu fermentasi 4 hari menggunakan ragi roti.  
Kata kunci: ampas tebu, bioetanol, fermentasi, liquid hot water
Penulis: Irvan, Popphy Prawati, Bambang Trisakti
Kode Jurnal: jpkimiadd150224

Artikel Terkait :