PEMANFAATAN ABU CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) SEBAGAI KATALIS DALAM PEMBUATAN METIL ESTER DARI MINYAK JELANTAH

Abstrak: Transesterifikasi  merupakan  reaksi  yang  digunakan  untuk  memproduksi  metil  ester  dimana  reaksi  ini melibatkan  katalis  dari  abu  cangkang  kerang  darah  hasil  pembakaran  pada  temperatur  900  oC  selama  3 jam dan jumlah abu yang digunakan sebesar 8%, 10%, 12% (b/b). Abu yang digunakan di larutkan dalam metanol dengan rasio molar metanol:minyak sebesar 9:1, 12:1 (n/n) untuk mendapatkan senyawa kalsium metoksida.  Minyak  jelantah  disaring  kemudian  diesterifikasi  dengan  katalis 3,0%  (b/b)  H2SO4  98%  dan metanol: TG minyak (6:1) untuk menurunkan FFA menjadi <1%. Reaksi transesterifikasi dilakukan pada temperatur reaksi 65 oC selama 3 jam, dan pengadukan tetap 700 rpm. Secara kuantitatif, yield optimum metil  ester  yang  dihasilkan  adalah  pada  jumlah  abu  12%  (b/b)  dan  rasio  molar  metanol:minyak  sebesar 12:1  (n/n)  sebesar  56,51%  dengan  spesifikasi  metil  ester  seperti  densitas,  viskositas  kinematik  dan  titik nyala  sesuai  dengan  SNI  04-7182-2006  biodiesel  dan  berdasarkan  analisa  GC  (Gas  Chromatography), kemurnian metil ester yang dihasilkan adalah 98,79%.
Kata kunci: minyak jelantah, katalis, esterifikasi, transesterifikasi, metil ester
Penulis: Bernandus Petrus, Andika Prasetyo Sembiring, Mersi Suriani Sinaga
Kode Jurnal: jpkimiadd150223

Artikel Terkait :