STUDI KASUS MENGENAI KECERDASAN EMOSIONAL DAN TIPE KEPRIBADIAN PADA BIDAN PRAKTIK MANDIRI
Abstrak: Bidan merupakan
salah satu profesi
yang bergerak di
bidang pelayanan masyarakat khususnya
bidang kesehatan. Minat
serta permintaan akan
jasa seorang bidan terus meningkat setiap tahunnya, khususnya di Indonesia. Profesi bidan sendiri
merupakan profesi dengan
tuntutan pekerjaan yan g
sangat berat, meliputi kesejahteraan
dan keselamatan pasien.
Selain itu, bidan
juga dituntut untuk menjalankan
perannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga. Kedua peran tersebut
harus dijalani dengan
baik. Oleh karena
itu, bidan harus
mampu menjaga kondisi fisik
maupun psikologis, jika
tidak maka dapat
menimbulkan stres, kelelahan kerja,
gangguan fisik maupun
psikologis, atau bahkan
dapat membahayakan keselamatan pasien.
Tuntutan karakteristik dan
kemampuan yang diharapkan
dimiliki oleh seorang bidan
dalam konsep ilmu
Psikologi tercakup dalam kecerdasan emosional. Pentingnya seluruh
kemampuan tersebut di atas dimiliki oleh seorang bidan terlihat
lebih sesuai dijelaskan
dengan konsep Bar-On
yang melihat kecerdasan emosional
sebagai suatu sinergi
antara lima skala
besar yaitukemampuan intrapersonal, interpersonal, adaptability,
stress management dan general mood. Selain itu, tipe
kepribadian juga dirasa memiliki peranan penting dalam profesi bidan selain
kecerdasan emosional.
Tujuan penelitian ini yaitu ingin
melihat gambaran kecerdasan emosional dan
tipe kepribadian bidan
praktik mandiri. Penelitian
dilakukan dengan pendekatan
kualitatif dengan metode studi kasus dengan
tiga partisipan. Penelitian ini
menggunakan alat ukur
kecerdasan emosional Bar -On
Emotional Quotient Inventory
(EQ-i) yang berjumlah 133 item untuk mengukur lima aspek kecerdasan emosional
dan alat ukur kepribadian yaitu NEO PI-R serta panduan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kecerdasan emosional
memegang peranan penting dalam
profesi ketiga partisipan.
Ketiga partisipan memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep
kecerdasan emosional, namun ketiganya tidak
mengaplikasikannya dengan baik
dalam pekerjaannya ataupun
dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga
partisipan lebih menunjukkan
gambaran tipe kepribadiannya.
Penulis: Eka Rasyid Deatri
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130068