PERBEDAAN MORALITAS SISWA YANG MENGGUNAKAN METODE SIMULASI DAN PROBLEM SOLVING DENGAN MEMPERHATIKAN KECERDASAN INTRAPERSONAL DAN INTERPERSONAL
Abstrak: Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan pendekatan eksperimen.
Populasi penelitian berjumlah 313 orang siswa dengan jumlah sampel sebanyak 74
orang siswa. Pengujian hipotesis menggunakan rumus analisis varians dua jalan
dan t-test dua sampel independen. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh
temuan penelitian sebagai berikut, (1) terdapat perbedaan moralitas siswa dalam
pembelajaran IPS Terpadu antara siswa yang pembelajarannya menggunakan metode
simulasi dengan menggunakan metode problem solving. (2) terdapat perbedaan
moralitas siswa dalam pembelajaran IPS Terpadu antara siswa yang memiliki
kecerdasan intrapersonal dengan kecerdasan interpersonal. (3) tidak ada
interaksi antara metode pembelajaran dengan kecerdasan intrapersonal dan
interpersonal siswa pada pembelajaran IPS Terpadu. (4) moralitas siswa dalam
pembelajaran IPS Terpadu yang pembelajarannya menggunakan metode simulasi lebih
tinggi dibandingkan dengan menggunakan metode problem solving pada siswa yang
memiliki kecerdasan intrapersonal. (5) moralitas siswa dalam pembelajaran IPS
Terpadu yang pembelajarannya menggunakan metode simulasi lebih tinggi
dibandingkan dengan menggunakan metode
problem solving pada siswa yang memiliki kecerdasan interpersonal. (6)
moralitas siswa dalam pembelajaran IPS Terpadu yang memiliki kecerdasan
intrapersonal lebih rendah dibandingkan dengan kecerdasan interpersonal pada
metode simulasi. (7) moralitas siswa dalam pembelajaran IPS Terpadu yang memiliki
kecerdasan intrapersonal lebih rendah dibandingkan dengan kecerdasan
interpersonal dengan menggunakan metode problem solving.
Kata kunci: Moralitas, Metode
Simulasi, Metode Problem Solving, Kecerdasan Intrapersonal dan Kecerdasan
Interpersonal
Penulis: Dwi Oktaviani Ogara,
Eddy Purnomo, dan Nurdin
Kode Jurnal: jppendidikandd130784