PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH (PBM) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA (Kuasi Eksperimen pada Siswa Kelas VIII Semester Ganjil SMP Negeri 22 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013)

ABSTRAK: Hasil  wawancara dengan  guru  Biologi kelas  VIII SMP Negeri  22 Bandar  Lampung, diketahui bahwa selama ini guru kurang memberdayakan kemampuan  berpikir kritis (KBK)  secara  optimal.  Alternatif  model  pembelajaran  yang  tepat  dalam  proses pembelajaran  yaitu  dengan  model  pembelajaran  berdasarkan  masalah  (PBM).  Penelitian  ini  bertujuan  mengetahui  pengaruh  model  PBM  dalam  meningkatkan secara  signifikan  KBK  siswa.  Penelitian  ini  adalah  penelitian  kuasi  eksperimen dengan desain pretes postes kelompok tak ekuivalen.  Sampel penelitian adalah siswa kelas  VIII  A  dan  VIII  B  yang  dipilih  dari  populasi  secara  random  sampling.  Data kuantitatif  diperoleh  dari  nilai  pretes,  postes  dan  N-gain  yang  dianalisis  secara statistik menggunakan  uji  Mann  Whitney-U.      Data  kualitatif  berupa  deskripsi  KBK siswa,  aktivitas  belajar  dan  angket  tanggapan  siswa  terhadap  penggunaan  model PBM.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  KBK  siswa  mengalami  peningkatan secara  signifikan  pada  aspek  memberikan  alasan  (18,34%)  dan  memberikan  solusi (44,36%) namun tidak signifikan  pada aspek merumuskan masalah, berhipotesis dan menginterpretasi  pernyataan.    Rata-rata  aktivitas  siswa  dalam  semua  aspek  yang diamati  (78,49%).    Aktivitas  siswa  meningkat  pada  aspek  mengajukan  pertanyaan (6,4%)  dan  mempresentasikan  hasil  diskusi  kelompok  (16,45%)  berkategori  tinggi.  Selanjutnya,  86,25%    siswa  memberikan  tanggapan  positif  terhadap  penggunaan model PBM.  
Kata kunci: model pembelajaran berdasarkan masalah (PBM), kemampuan berpikir kritis, sistem pencernaan manusia
Penulis: Rina Sailifa, Tri Jalmo, Rini Rita T. Marpaung
Kode Jurnal: jpbiologidd130481

Artikel Terkait :