PENERAPAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA KELAS I DI SDN SIDOTOPO III/50 SURABAYA
Abstrak: Tujuan penelitian ini
adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan media puzzle
pada pelajaran IPA dengan pokok bahasan ciri-ciri benda dan manfaatnya.
Penggunaan media puzzle dapat mengaktifkan siswa dan membantu siswa dalam
memahami pembelajaran didalam kelas. Selama ini siswa mengalami kesulitan dalam
memahami pelajaran IPA. Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian
tindakan kelas. Prosedur pelaksanaan penelitian ini terdiri dari 4 (empat)
tahapan yaitu : (1) Perencanaan Tindakan, (2) Pelaksanaan Tindakan, (3)
Pengamatan, (4) Refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN
Sidotopo III/50 Surabaya, yang berjumlah 25 orang siswa, dengan lokasi
penelitian di SDN Sidotopo III/50Surabaya. Teknik pengumpulan data yang
dipergunakan adalah observasi. Dalam hal ini adalah observasi aktivitas guru
dan siswa selama proses belajar mengajar di dalam kelas, serta hasil belajar
siswa. Hasil penelitian menyebutkan bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas
guru dari pelaksanaan tindakan siklus I ke siklus II.Pada siklus I aktivitas
guru mencapai 65 % menjadi 83 % di siklus II, dimana telah terjadi peningkatan
sebesar 18 %.Sedangkan aktivitas siswa pada siklus I mencapai 63 % menjadi 78%
pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 15 %.Demikian pula hasil belajar
siswapun mengalami peningkatan. Data hasil test siswapada siklus I , ketuntasan
klasikal mencapai 56 % menjadi 92 % pada siklus II, dimana telah terjadi
peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 36 %. Berdasarkan hasil Penelitian
Tindakan Kelas yang telah dilakukan menyebutkan bahwa penerapan media puzzle
dalam pembelajaran IPA mengenal ciri-ciri benda dan manfaatnya, dapat
meningkatkan hasil belajar siswa kelas 1
di SDN Sidotopo III/50 Surabaya. Hal tersebut dapat disimpulkan dari
tercapainya indikator keberhasilan, yaitu ; aktivitas guru mencapai>70
%, nilai rata-rata kelas mencapai>
70% dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar > 70 %, dan
kendala-kendala yang ada dalam pelaksanaan tindakan dapat diatasi dengan baik.
Penulis: Chamidah, MINTOHAR
Kode Jurnal: jppendidikandd141823