PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 8 METRO
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis (1) langkah-langkah pembelajaran. (2) proses pelaksanaan pembelajaran.
(3) sistem evaluasi
belajar. (4) peningkatan
hasil belajar IPS siswa
kelas VII Sekolah
Menengah Pertama Negeri
8 Metro dengan
pembelajaran kooperatif
Numbered Heads Together.
Penelitian menggunakan penelitian
tindakan dengan 3 siklus,
pada siklus pertama
pembelajaran kooperatif NHT
dengan LKS, siklus kedua
pembelajaran kooperatif NHT
dengan menggunakan media
gambar dan LKS, siklus
ketiga pembelajaran kooperatif
tipe NHT, media
gambar dan bahan
ajar berupa ringkasan materi
disertai LKS. Pengumpulan
data menggunakan observasi
dan tes uji kompetensi, dan
dianalisis secara deskriptif
kuantitatif. Hasil penelitian:
1) desain RPP NHT
disertai LKS dengan
sintak: pembelajaran NHT
disertai LKS di
awali dengan membentuk kelompok
belajar berjumlah 4
anggota tiap kelompok
dengan menentukan nomor urut
masing-masing anggota, siswa
membentuk kelompok diskusi
sesuai aturan/kriteria
kelompok dalam pembelajaran
kooperatif NHT disertai
LKS, guru membimbing kelompok
belajar, siswa mengerjakan
tugas pada LKS
dan berdiskusi secara aktif, guru
menyebutkan salah satu nomor urut pada kelompok secara acak, siswa menjawab sesuai
nomor yang ditentukan
guru, siswa mampu
mempresentasikan hasil diskusi secara
individu dan kelompok,
guru bersama siswa
membuat kesimpulan. 2) aktivitas belajar siswa dari sepuluh
kriteria yang ditetapkan, terdapat empat aktivitas yang paling menonjol
yaitu kemampuan bertanya,
berani mengemukakan pendapat,
berani memberikan tanggapan, berani
mempresentasikan pengamatan dan
diskusi. 3) evaluasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
melalui pembelajaran NHT dilaksanakan melalui tahap menyusun
kisi-kisi soal, mengisi
kartu soal, membuat
soal tes, dan
melaksanakan tes kemampuan siswa
tentang penguasaan indikator-indikator yang
telah dipelajarinya. Dari hasil
tes daya serap setiap akhir siklus menunjukkan ada peningkatan dari siklus ke siklus. 4)
Hasil belajar siswa
mengalami peningkatan, siklus
pertama ke siklus
ke dua hasil belajar siswa
mengalami peningkatan sebesar 9,67 dari 48,39% pada siklus pertama menjadi 58.06%
Sedangkan dari siklus
kedua ke siklus
ketiga mengalami peningkatan sebesar 25,81%,
dari 58,06% pada
siklus ke dua
menjadi 83,87% pada
siklus yang ketiga, hal
tersebut menunjukkan lebih dari 80 jumlah siswa telak mencapai hasil di atas indikator ketuntasan.
Penulis: Atut Dwi Sartika,
Pargito, Sumardi
Kode Jurnal: jppendidikandd130749