Menyibak Ciri Inflektif dalam Bahasa Nusantara: ANALISIS SINTAKSIS DAN MORFOLOGIS BENTUK PRONOMINA PERSONA BAHASA BATAK TOBA
Abstract: Bahasa Indonesia dan bahasa
Batak Toba (BBT) adalah dua bahasa yang serumpun, yaitu rumpun bahasa
Austronesia. Kesamaan ini ditunjukkan dalam banyak tataran bahasa, seperti ciri
bunyi (fonem), ciri kata, frasa, dan kalimat. Dalam bahasa Indonesia yang diungkapkan
melalui berbagai penelitian tidak tampak adanya gejala perubahan intern,
suplisi, atau modifikasi kosong. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk
memperlihatkan/ mendeskripsikan perubahan intern dalam BBT melalui kasus
pemakaian PP BBT.
Pembahasan ini
diarahkan untuk mengkaji lebih lanjut tentang persoalan yang
terungkap/tertangkap dari gejala yang diperlihatkan oleh bentuk-bentuk PP BBT
dalam kalimat maupun dalam frase. Gejala dan sekaligus yang menjadi masalah
pembahasan ini ialah apakah gejala yang diperlihatkan oleh pemakaian
bentuk-bentuk PP BBT itu dalam konstruksi aktif dan pasif BBT dan dalam
konstruksi frase pemilikan adalah ciri inflektif atau aglutinatif? Dengan
perkataan lain, apakah dalam BBT terdapat/terjadi perubahan intern atau suplisi
atau modifikasi kosong seperti dalam ciri bahasa rumpun Indogerman?
Penulis: Hotma Simanjuntak
Kode Jurnal: jppendidikandd110169