HUBUNGAN ANTARA RESILIENCY DAN PENGETAHUAN TENTANG PENGOBATAN KANKER PAYUDARA DENGAN KEPATUHAN PASIEN DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA
Abstract: Fenomena kanker
payudara, baik di dunia maupun di Indonesia, meningkat semakin tajam dari tahun
ke tahun. Walaupun jumlah kematian akibat kanker payudara sangat tinggi, yaitu
sekitar 410.000 pasien pada tahun 2004, sesungguhnya penyakit kanker payudara
dapat disembuhkan apabila pasien mau menjalani serangkaian pengobatan medis
yang direkomendasikan oleh dokter. Kemampuan pasien untuk tetap bertahan dalam
menghadapi stresor yang muncul dari proses pengobatan kanker dan kemampuan
kognitif pasien dalam memahami resimen pengobatan, merupakan dua faktor yang
memengaruhi tingkat kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk
membuktikan hubungan simultan antara resiliency dan pengetahuan tentang
pengobatan kanker payudara dengan kepatuhan pasien, serta hubungan parsial
masing-masing variabel prediktor (resiliency dan pengetahuan tentang pengobatan
kanker payudara) dengan kepatuhan pasien.
Populasi penelitian adalah pasien kanker payudara yang sedang menjalani
pengobatan/terapi di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan sampel penelitian
sebanyak 60 responden yang diambil menggunakan purposive quota incidental
sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan Skala Kepatuhan Pasien (daya
beda item = 0,317-0,648; reliabilitas = 0,858), Skala Resiliency (daya beda
item = 0,338-0,701; reliabilitas =
0,886), dan Tes Pengetahuan tentang Pengobatan Kanker Payudara (daya beda item
= 0,306-0,689; reliabilitas = 0,728).
Peneliti menggunakan teknik analisis multivariate non-paramterik Regresi
Logistik Ordinal untuk menguji hipotesis 1, 2, dan 3 sekaligus. Hasil uji
simultan dengan menggunakan statistik Likelihood Ratio (LR) menunjukkan nilai
X2=14,131( X2hitung>X2tabel) dan p = 0,001(p<0,05). Hal ini menunjukkan
bahwa ada hubungan yang signifikan antara resiliency dan pengetahuan tentang
pengobatan kanker payudara dengan kepatuhan pasien. Kontribusi resiliency dan
pengetahuan tentang pengobatan kanker payudara terhadap kepatuhan pasien
berdasakan análisis Cox and Snell’s R Square adalah sebesar 22,4%. Uji parsial
dalam Regresi Logistik Ordinal adalah dengan Uji Wald. Hasil Uji Wald antara
resiliency dan kepatuhan pasien menunjukkan p = 0,998(>0,05). Jadi, dapat
disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara resiliency dengan
kepatuhan pasien. Uji Wald antara pengetahuan tentang pengobatan kanker
payudara dengan kepatuhan pasien menunjukkan p = 0,001(<0,05). Hal ini
menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang
pengobatan kanker payudara dengan kepatuhan pasien.
Kata kunci: kanker payudara,
pengobatan kanker payudara, kepatuhan pasien, resiliency, pengetahuan tentang
pengobatan kanker payudara
Penulis: Melati Putri Pertiwi,
Suci Murti Karini, Rin widya Agustin
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan120051