Hubungan antara Kompetensi Sosial dengan Perilaku Cyberbullying yang Dilakukan oleh Remaja Usia 15-17 Tahun
Abstrak: Penelitian ini
bermaksud untuk meneliti apakah terdapat hubungan antara kompetensi sosial dengan perilaku
cyberbullying. Kompetensi sosial
yang dimaksud adalah
kemampuan yang dimiliki oleh
individu untuk berinteraksi
dengan orang lain
secara efektif dan
dapat diterima secara sosial.
Kompetensi sosial terdiri dari perilaku assertion, kerja sama, empati, tanggung
jawab, dan kontrol diri. Cyberbullying adalah perilaku yang dilakukan dengan
sengaja dan berulang kali oleh secara individu atau berkelompok yang dengan
tujuan menyakiti orang lain melalui alat teknologi komunikasi dan informasi. Penelitian
ini dilakukan pada 225 remaja usia 15-17 tahun yang terdiri dari 70 laki-laki
dan 155 perempuan. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling.
Alat pengumpulan data berupa skala psikologis yang disusun sendiri oleh
penulis, yaitu skala kompetensi sosial berdasarkan dimensi Gresham & Elliot
dan skala perilaku cyberbullying berdasarkan tiga faktor perilaku yang
dikembangkan oleh Cetin, dkk.. Reliabilitas skala kompetensi sosial adalah 0.883
dan reliabilitas skala perilaku cyberbullying adalah 0.937. Analisis data yang
digunakan adalah statistik nonparametrik dengan teknik korelasi Spearman’s Rho
dengan bantuan program SPSS 16.00 for Windows.
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kompetensi sosial
berkorelasi dengan perilaku cyberbullying. Besarnya koefisien
korelasi antara kedua variabel adalah -0.336 dengan taraf signifikansi
0.000. Nilai signifikansi 0.000
menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi sosial
dengan perilaku cyberbullying yang dilakukan oleh remaja usia 15-17 tahun.
Penulis: Emilia, Tino Leonardi
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130084