Penyesuaian Diri Remaja yang Tinggal di Pondok Pesantren Modern Nurul Izzah Gresik Pada Tahun Pertama
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
bagaimana penyesuaian diri
remaja yang tinggal
di pondok pesantren modern Nurul Izzah Gresik pada tahun pertama.
Disamping itu juga penelitian ini bertujuan untuk mengetahuI: Bentuk-bentuk
perilaku penyesuaian diri remaja yang tinggal di pondok pesantren modern Nurul Izzah Gresik pada
tahun pertama dan Faktor-faktor yang mempengaruhi proses perilaku penyesuaian
diri remaja yang tinggal di pondok pesantren modern Nurul Izzah pada tahun
pertama. Istilah penyesuaian diri merujuk pada pengertian Schneiders (1964),
yaitu suatu proses yang meliputi respon mental dan perilaku, dalam hal ini
individu akan berusaha mengatasi ketegangan, frustasi, kebutuhan, dan konflik
yang berasal dari dalam dirinya dengan baik dan menghasilkan derajat kesesuaian
antara tuntutan yang berasal dari dalam dirinya dengan dunia yang obyektif
tempat individu hidup. Penelitian ini berfokus kepada bagaimana penyesuaian
diri remaja yang baru menempuh pendidikan di pondok pesantren modern Nurul
Izzah Gresik pada tahun pertama dan sebelumnya menempuh pendidikan di sekolah
umum biasa dimana terdapat perbedaan yang signifikan diantara karakteristik,
kondisi dan lingkungan. Penelitian ini dikaitkan dengan 2 bentuk penyesuaian
diri yang dikemukakan oleh Gunarsa (Sobur, 2003), yaitu penyesuaian yang
bersifat adaptif dan adjustif serta 5 faktor penyesuaian diri yang dikemukakan oleh
Schneiders (1964), yaitu kondisi fisik, kepribadian, edukasi atau pendidikan,
lingkungan, agama dan budaya. Peneliti melakukan penelitian di Pondok Pesantren
Modern Nurul Izzah Gresik untuk mengetahui penyesuaian diri remaja yang tinggal
di pondok pesantren modern Nurul Izzah Gresik pada tahun pertama. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara. Alat pengumpul data yang digunakan
adalah alat perekam digital. Analisis data wawancara digunakan dengan teknik
analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek pada
penelitian ini menunjukkan bentuk perilaku penyesuaian diri adaptasi, yaitu
mengubah tingkah laku agar sesuai dengan lingkungan. Faktor-faktor yang
membedakan proses yang mempengaruhi penyesuaian diri remaja yang tinggal di
pondok pesantren modern Nurul Izzah Gresik pada tahun pertama terhadap kedua
subjek adalah pada subjek 1 tidak ditemukan adanya faktor edukasi dan
pendidikan (belajar) sedangkan pada subjek 2 ditemukan adanya faktor edukasi
dan pendidikan (belajar).
Penulis: Meidiana
Pritaningrum, Wiwin Hendriani
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130083