Faktor Protektif untuk Mencapai Resiliensi pada Remaja Setelah Perceraian Orangtua

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor protektif untuk mencapai resiliensi pada remaja setelah perceraian orangtua. Fokus penelitian adalah bagaimana gambaran faktor protektif yang dapat membantu remaja mencapai kondisi resilien setelah perceraian orangtua. Faktor protektif merupakan faktor yang dapat meningkatkan probabilitas anak mencapai resiliensi dan transisi positif dalam penyesuaian diri serta dapat menurunkan perilaku maladaptif dan perilaku negatif (Chen & George, 2005). Kerangka teori dalam penelitian ini menggunakan faktor protektif milik McCarthy (2009) yang mengacu pada model resiliensi Richardson (2002). Penelitian McCarthy (2009) menghasilkan 3 komponen faktor protektif, yakni faktor perkembangan, keluarga, dan komunitas. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif studi kasus intrinsik dengan analisis tematik theory driven.Penelitian ini melibatkan 4 orang partisipan yang terdiri dari 2 orang remaja laki-laki dan 2 orang remaja perempuan dengan latar belakang orangtua yang Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mentalbercerai dan 4 orang significant other. Subjek I merupakan seorang mahasiswa (19 tahun), subjek II merupakan pekerja seni (23 tahun), subjek III merupakan karyawati (22 tahun) dan subjek 4  merupakan  karyawati  (21  tahun).  Keempat  subjek  digolongkan  memiliki  resiliensi  sangat tinggi berdasarkan norma alat ukur CD-RISC 25 dan memiliki proses untuk menjadi resilien yang berbeda-beda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap subjek dalam penelitian ini berhasil mencapai kondisi resilien dengan faktor protektif yang membantu subjek mencapai kondisi resilien yang berbeda pula. Komponen dalam faktor protektif saling berinteraksi untuk membantu subjek mencapai kondisi resilien. Berdasarkan hasil penelitian, Subjek II, III, dan IV  memunculkan  ketiga  komponen  faktor  protektif  dalam  membantunya  menjadi  resilien, sementara pada subjek I hanya memunculkan dua dari tiga komponen faktor protektif.
Kata kunci:Faktor protektif; Resiliensi; Remaja; Perceraian orangtua
Penulis: Nadia Refilia Dewi, Wiwin Hendriani
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd140045

Artikel Terkait :