Hubungan antara Kesepian dengan Perilaku Agresif pada Anak Didik di Lembaga Pemasyarakatan Anak Blitar
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
ada atau tidaknya
hubungan antara kesepian dengan perilaku agresif pada anak
didik di lembaga pemasyarakatan Blitar. Kesepian menurut Gierveld, dkk. (2006)
adalah perasaan tidak menyenangkan yang dialami oleh seseorang karena kualitas
hubungan yang kurang baik dan tidak diterimanya orang tersebut ke dalam sebuah hubungan
yang diinginkan. Sedangkan perilaku agresif menurut Buss & Perry (1992)
adalah perilaku dengan niat untuk menyakiti orang lain yang dilakukan untuk
mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini dilakukan pada anak didik di
Lembaga Pemasyarakatan Anak Blitar dengan jumlah subjek sebanyak 81 responden.
Alat pengumpul data yang digunakan berupa skala kesepian (11 aitem valid) yang
disusun oleh Gierveld dan Tilburg (1999) dan skala perilaku agresif (37 aitem
valid). Reliabilitas skala kesepian (r) adalah 0,84 dan reliabilitas skala
perilaku agresif (r) adalah 0,781. Analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah statistik nonparametrik dengan teknik uji korelasi
Spearman’s rho dengan taraf signifikansi 0,637, maka dapat disimpulkan bahwa
tidak ada hubungan yang signifikan antara kesepian dengan perilaku agresif pada
anak didik di lembaga pemasyarakatan.
Penulis: Ferina Oktavia Dini, Herdina
Indrijati
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd140046