RESOLUSI KONFLIK ANTARA PENGUSAHA DAN PEKERJA DI PABRIK ROKOK (Studi Kasus Mengenai Demonstrasi Pekerja Akibat Pelanggaran Hak Normatif yang Dilakukan oleh Pengusaha di Pabrik Rokok Adi Bungsu Kota Malang)
ABSTRAKSI: Studi ini membahas
resolusi konflik antara pengusaha dan pekerja di Pabrik Rokok Adi Bungsu Kota
Malang. Penelitian ini penting untuk dikaji agar dapat memberikan manfaat baik
akademis maupun praktis mengenai konflik di dunia industri, model resolusi
konflik yang efektif, dan hubungan industrial yang terbangun pasca resolusi
konflik. Penelitian ini menggunakan teori konflik Ralf Dahrendorf. Penelitian
ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan
studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik disebabkan oleh
pengusaha yang berencana menurunkan THR dan menetapkan uang pesangon yang tidak
sesuai dengan masa kerja pekerja borongan. Resolusi konflik yang ditempuh
terkait konflik rencana penurunan THR dan konflik penetapan uang pesangon
pekerja yang di-PHK dapat terselesaikan secara bipartit dengan menerapkan
demokrasi industri. Kemudian hasil penelitian terkait hubungan industrial
antara pekerja dan pemilik pabrik pasca resolusi konflik menunjukkan kondisi
hubungan yang harmonis. Selain itu, pekerja dan pengusaha telah memperbaiki
pola pengambilan keputusan sehingga berbagai kebijakan yang akan diterapkan di
pabrik merupakan hasil dari musyawarah bersama. Hasil penelitian ini juga
menunjukkan bahwa terdapat beberapa konflik laten di pabrik tersebut baik
antara mandor dengan pekerja maupun antar pekerja kelas bawah pasca terjadinya
beberapa konflik terbuka yang telah terselesaikan. Hal tersebut menunjukkan
bahwa konflik tidak dapat dihindari karena konflik merupakan kenyataan sosial
di suatu relasi dalam sistem.
Penulis: Efi Asmi Suryani
Kode Jurnal: jpsosiologidd140215