REALITAS KEHIDUPAN SEHARI-HARI PENDERITA KUSTA DALAM LINGKUNGAN SOSIAL (Studi Fenomenologi Pada Penderita Kusta di Rumah Sakit Kusta Kediri)
ABSTRAKSI: Fenomena kusta
merupakan sebuah fenomena yang tidak asing lagi. Penyakit kusta sudah dikenal
sejak jaman kuno. Ceritanya pun dari masa ke masa tidak mengalami perubahan.
Kehidupan penderita kusta masih diwarnai oleh perilaku-perilaku yang tidak
menyenangkan. Dihujat, dicaci maki dan diasingkan dari lingkungan sosial adalah
warisan yang akan diterima bagi siapa saja yang terkena penyakit kusta.
Meskipun jaman sudah mengalami kemajuan, masyarakat masih mempersepsikan kusta
disebabkan karena kutukan atau pun kusta penyakit yang dapat menurun. Fenomena
tersebut menarik peneliti untuk meneliti realitas objektif dan realitas
subjektif pada penderita kusta sebelum dan ketika berada dirumah sakit. Teori
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Peter L Berger dengan menggunakan
metode penelitian kualitatif serta pendekatan fenomenologi. Sumber data didapat
melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan data sekunder. Hasil penelitian
menunjukan bahwa realitas kehidupan sehari-hari penderita kusta pada masa
sebelum dan ketika berada dirumah sakit mengalami transformasi. Objektifikasi
yang didapat sebelum masuk rumah sakit adalah penyakit kusta adalah penyakit
kutukan, menurun hal tersebut menyebabkan internalisasi dan eksternalisasi
penderita kusta mengarah pada putus asa. Berbeda, saat dirumah sakit
objektifikasi yang didapat adalah penyakit kusta dapat disembuhkan sehingga
memberikan pengaruh positif pada internalisasi dan eksternalisasi penderita
kusta yakni harapan hidup.
Kata kunci: Objektifikasi,
Internalisasi, Eksternalisasi
Kode Jurnal: jpsosiologidd140218