Peranan Perguruan Tinggi Sebagai Nara Sumber dan Media Monitoring Pada Pelaksanaan PPK Akselerasi Peningkatan IPM Jawa Barat 2001-2010
Abstrak: Pada tahun 2001
hingga 2004, Propinsi Jawa Barat memperoleh score IPM berturut-turut, 66,10;
67,45; 67,87 dan 68,36. Nilai-nilai IPM
tersebut masih berada dibawah target perolehan IPM Propinsi Jawa Barat
2001-2010. Oleh karena itu Pemerintah Propinsi Jawa Barat berkomitmen untuk
terus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui peningkatan IPM dengan
meluncurkan Program Pendanaan Kompetisi (PPK) akselerasi Peningkatan IPM Jawa
Barat menuju IPM 80 pada tahun 2010. Perguruan tinggi sebagai lembaga independen,
dapat berperan serta aktif untuk mendukung dalam pelaksanaan program-program
pemerintah. Perguruan tinggi dapat berperan sebagai sebagai nara sumber, staf
ahli, lembaga konsultasi, atau peran lainnya dalam ikut serta mensukseskan
program-program pemerintah, terutama dalam program peningkatan IPM. Perguruan
tinggi juga dapat berperan sebagai lembaga independen dalam monitoring dan
evaluasi baik kinerja maupun penggunaan dana PPK, sehingga dapat mewujudkan
efisiensi pendanaan, serta usaha yang optimal dalam mencapai target IPM 80
Propinsi Jawa Barat pada tahun 2010.
Penulis: Erwin Harahap
Kode Jurnal: jpsosiologidd060024