Mendongkrak Daya Beli Masyarakat Melalui Transfer “Knowledge” Berbasis Teknologi (Sebuah Model Konseptual)
Abstrak: Kebijakan Pembangunan
Manusia saat ini hendaklah direlaisasikan dalam wujudnya pembangunan manusia
dengan cakupan dimensi yang luas. Strategi yang diterapkan dalam pembangunan
manusia harus terlihat pada anggaran pembangunan yang mampu menunjukan
keberpihakan pada sektor-sektor khusus yang menyentuh pembangunan manusia.
Akselerasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menggunakan indikator dampak
sebagai komponen dasar perhitungannya, terdiri dari ; angka harapan hidup waktu
lahir, pencapaian pendidikan yang diukur dengan angka melek huruf dan rata-rata
lama sekolah, serta pengeluaran konsumsi akan tercapai dengan baik apabila
melibatkan semua stakeholder secara terintegrasi baik dari tripartit
(pemerintah, industri dan pendidikan), maupun masyarakat itu sendiri. Apabila dilihat dari akar masalah yang muncul
dalam ketiga dimensi yang dijadikan sebagai indikator dalam perhitungan IPM,
maka kemamuan daya beli masyarakat sangat menentukan besaran IPM, oleh karena
itu Unisba sebagai salah satu institusi penyelenggara pendidikan memiliki
peranan yang cukup besar untuk mendongrak daya beli masyarakat melalui transfer
“knowledge” berbasis Teknologi.
Penulis: A Harits Nu'man
Kode Jurnal: jpsosiologidd060023