PERAN PAGELARAN SENI TARI KUDA LUMPING SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BUDAYA DALAM MELESTARIKAN NILAI BUDAYA TRADISIONAL (STUDI PADA PAGELARAN SENI TARI KARYO MUDHO DI KOTA SAMARINDA)

Abstrak: Artikel ini membahas bagaimana peran pagelaran seni tari kuda lumping sebagai media komunikasi budaya dapat melestarikan nilai budaya yang terdapat di masyarakat, pagelaran seni tari tradisional khususnya kuda lumping merupakan bagian dari produk kebudayaan yang dibentuk oleh masyarakat, serta dari seluruh unsur yang terdapat dalam kebudayaan akan mengandung sebuah nilai, nilai yang berharga dan dianggap penting untuk dapat melaksanakan peran dan tanggung jawab dari setiap anggota masyarakat yang ada di dalam proses kehidupan manusia. Dalam hal ini, proses-proses penyampaian nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat dilakukan melalui kegiatan komunikasi lintas budaya, artinya bahwa proses komunikasi lintas budaya akan memberikan pengaruh kepada setiap orang yang terlibat dalam kegiatan proses komunikasi tersebut. Ditinjau dari fungsi dan manfaat keberadaan nilai budaya, membuat nilai budaya yang ada di masyarakat menjadi sangat penting untuk dilestarikan, sebagai pembentukan jati diri bangsa yang ada di Indonesia, meningkatkan kecintaan kepada kebudayaan tradisional, hingga memberikan dampak membentuk perilaku yang baik dan yang tidak baik untuk dapat dilakukan. Pelestarian kebudayaan berupaya nilai budaya yang ada di masyarakat juga menjadi sebuah tanggung jawab bersama untuk dilakukan oleh seluruh unsur masyarakat. Artinya setiap anggota masyarakat memiliki peran yang besar dalam upaya melestarikan sebuah nilai kebudayaan di Indonesia, khususnya melalui pagelaran seni tari kuda lumping yang ada di kelurahan Jawa Kota Samarinda.
Kata Kunci: Peran Seni Tari Kuda Lumping, Media Komunikasi Budaya, Nilai Budaya
Penulis: Langoday Hieronimus Aldo Yediya
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140240

Artikel Terkait :