PEMAKNAAN MOTIF BATIK JOGJA DAN BATIK SOLO

Abstrak:  Peneliti ini membahas tentang teori semiotik yang dilakukan  ke dalam  motif  Batik  Jogja  dan  Solo  untuk  mengetahui  pemaknaan  motif tersebut.  Batik  digunakan  untuk  membangkitkan  semangat  nasionalisme hampir  semua  perusahaan  baik  nasional  maupun  internasional mengenakan batik sebagai seragam perusahaan mereka. Itulah sebabnya mengapa  naik  daunnya  batik  dimanfaatkan  bagi  para  pengusaha  untuk mengkomersilkan  komoditi  itu  ke  seluruh  penjuru  Indonesia  bahkan sampai  mancanegara.  Dengan  memakai  batik,  maka  nilai  peradaban bangsa serta integritasnya menjadi lebih diakui dan kental persatuan. Tapi apakah ada yang sadar dari mana asal muasal kesenian batik dan isi dari seni  itu  sendiri.  Peneliti  melihat  bahwa  kesenian  tersebut  tidak  hanya terletak  pada  warna  tapi  juga  pada  motif.  Untuk  itulah  motif  batik dipertanyakan  maknanya.  Menurut  Semiotik  Pierce  sistem  pemaknaan pada  objek  terlihat  menggunakan  simbol  dan  tanda.  Berbicara  mengenai tanda  maka  lebih  dibutuhkan  Semiotik  Barthes  yang  berbicara  tentang penanda, dan tanda yang di sebut sebagai bahasa dan mitos.
Kata Kunci: Pemaknaan, Batik, Jogja, Solo, Semiotik, Pierce, dan Barthes
Penulis: Monica Rosalina dan Imelda Martinelli
Kode Jurnal: jpkomunikasidd130348

Artikel Terkait :