KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KONSEP DIRI REMAJA PADA KELUARGA DI LINGKUNGAN III KELURAHAN BAHU

Abstrak: Komunikasi antarpribadi orang tua dalam pembentukan konsep diri remaja pada keluarga di lingkungan III Kelurahan Bahu. Pendahuluan: Pembentukan konsep diri remaja sudah menjadi suatu hal penting bagi orang tua. Remaja dengan kondisi labil ingin menemukan identitas diri melalui penilaian dari orang lain. Bagi remaja, orang terdekat yakni orang tua dapat memberi arti khusus di kehidupannya. Sebagaimana berinteraksi dengan orang terdekatnya, dari situ remaja belajar tentang pandangan orang lain terhadapnya. Metode: Penelitian ini mengunakan metode penelitian deskriptif berdasarkan teori interaksi simbolik dan teori behaviorisme. Hasil: Remaja lingkungan III Kelurahan Bahu mengembangkan pemahaman mengenai diri sebagai proses berkomunikasi bersama orang lain yang biasanya dimulai dari keluarga oleh orang tua dalam menemukan dan menampilkan kapasitas identitas diri di sepanjang usia kehidupan untuk mendapatkan konsep diri secara jelas. Saran: Orang tua harus menggunakan komunikasi antarpribadi serta menjalin hubungan interpersonal yang harmonis agar dapat membentuk konsep diri remaja. Sehingga anak tidak ambigu akan penilaian orang tua yang dijadikan sebagai identitas diri.
Kata kunci: Komunikasi Antarpribadi, Interaksi Simbolik, Behaviorisme
Penulis: Donna Isra Silaban, Elfi Mingkid, Edmon R. Kalesaran
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150038

Artikel Terkait :